Monday, December 15, 2025

Investigasi 31 Perusahaan Terkait...

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) mengungkap bahwa ada 31 perusahaan yang...

Dian Sastrowardoyo Mengungkap Penggunaan...

Dian Sastrowardoyo, yang terlibat dalam film Esok Tanpa Ibu sebagai aktris dan produser,...

KPK Panggil Zarof Ricar:...

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil terpidana kasus pemufakatan jahat dalam penanganan perkara terpidana...

Tips Mengatur Waktu Bermain...

Anak-anak yang bermain gadget perlu dibatasi, untuk itu Indonesia berencana membatasi penggunaan media...
HomeOtomotifSuzuki Indonesia Targetkan...

Suzuki Indonesia Targetkan Ekspor 30k dan 150k Unit FRONX serta Satria hingga 2027

Suzuki Indonesia kini telah memulai lini ekspor mobil dan sepeda motor dengan target lebih dari 180.000 unit hingga 2027. Hal ini menunjukkan komitmen Suzuki dalam mengembangkan ekspor serta menguatkan posisinya di industri otomotif nasional dan global. Seremoni penandatanganan babak baru ini dilakukan dengan meluncurkan Suzuki Fronx dan Suzuki Satria, yang diharapkan dapat mencapai pasar Asia Tenggara. Dukungan penuh dari Pemerintah, terutama melalui kehadiran Wakil Menteri Perindustrian, menunjukkan kerja sama antara regulator dan industri otomotif untuk memajukan ekspor.

Pabrikan Jepang ini berharap dapat mengirimkan 30.000 unit Fronx dan 150.000 unit Satria ke luar negeri, dengan harapan keduanya menjadi model strategis dalam ekspor Suzuki. Suzuki juga telah lama terlibat dalam kegiatan ekspor sejak tahun 1993, dengan pengiriman lebih dari 0,8 juta mobil dan 1,5 juta sepeda motor ke lebih dari 100 negara.

Suzuki Indonesia memperlihatkan kesiapan ekosistem industri yang baik dalam mendukung kegiatan ekspor tersebut. Dengan investasi lebih dari 22 triliun rupiah, Suzuki telah memodernisasi fasilitas produksinya serta menjaga keberlanjutan industri dengan melibatkan lebih dari 800 mitra pemasok. Langkah-langkah modernisasi juga diambil dalam proses produksi, seperti penggunaan robot dan teknologi terbaru dalam pembuatan Suzuki Fronx.

Melalui langkah-langkah ini, Suzuki berupaya memastikan bahwa produk ekspor mereka memiliki kualitas global dan memperkuat posisinya sebagai pemain kunci dalam industri otomotif. Dengan adanya sertifikasi Authorized Economic Operator, Suzuki juga menunjukkan keseriusannya dalam patuh terhadap regulasi yang berlaku. Seluruh upaya ini membuktikan komitmen Suzuki untuk terus berkembang dalam ekspor mobil dan sepeda motor, serta menjadikan Indonesia sebagai basis produksi strategis Suzuki di Asia Tenggara.

Source link

Semua Berita

VinFast Dorong Generasi Muda Mengejar Passion dengan All Out

Pabrikan mobil listrik VinFast Indonesia menggelar acara bertajuk The Party in Mo7ion: Early New Year 7urn Up di The Langham Jakarta untuk mengapresiasi tujuh figure inspiratif pada 5 Desember 2025. Acara tersebut merupakan upaya VinFast untuk menjadi sumber inspirasi...

Wuling Raih Gelar Product Strategy & Local Growth di Anugerah PRMN 2025

Wuling Motors kembali menunjukkan kontribusinya dalam industri otomotif nasional melalui penghargaan Product Strategy and Local Growth, Model Portfolio & Local Production Expansion dalam Anugerah Pikiran Rakyat Media Network 2025. Acara yang diadakan oleh Pikiran Rakyat Media Network (PRMN) di...

SUV Jetour T2 Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp 568 Juta

Jetour T2, yang merupakan SUV berpenggerak empat roda (4WD) dengan label "Rugged Adventure SUV," telah resmi hadir di pasar Indonesia dengan harga Rp 568.000.000. Kendaraan ini dirancang untuk menggabungkan kualitas global, desain yang penuh karakter, dan performa tangguh untuk...

Kategori Berita