UI Bahas Cara Diplomasi...

Resilience-based hedging menjadi pendekatan diplomasi yang menekankan ketahanan dari dalam dan luar negeri sekaligus.

Ketegangan Global Perlu Disikapi...

IR Youth Talks#1 memperkuat literasi hubungan internasional bagi generasi muda melalui diskusi yang mendalam dan relevan.

Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.
HomeLainnyaLatihan TNI Didesain...

Latihan TNI Didesain Amankan Objek Vital Nasional di Daerah Tambang

Latihan gabungan yang dilakukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada tahun 2025 melibatkan lebih dari 68 ribu personel dari tiga matra, yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Kegiatan utama berlangsung di Kepulauan Bangka Belitung pada hari Rabu, 19 November 2025, dan latihan serupa juga diadakan di Morowali hampir bersamaan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari instruksi Presiden Prabowo yang menyoroti pentingnya perlindungan aset negara di tengah fenomena penambangan ilegal yang semakin marak.

Presiden Prabowo dalam beberapa kesempatan menyampaikan keprihatinannya terhadap ancaman aktivitas penambangan liar, terutama di Bangka Belitung yang kini terdapat sekitar seribu titik tambang timah ilegal. Dampak kerugian negara sangat besar, dengan laporan menyebutkan hingga 80 persen produksi timah nasional hilang akibat praktik tanpa izin tersebut, selain membawa kerusakan berat pada lingkungan hidup.

Pada saat meninjau langsung jalannya latihan terintegrasi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas menampilkan peralatan perang milik TNI. Ia menyoroti pentingnya konsolidasi untuk memastikan bahwa sumber daya alam nasional bisa dijaga melalui penguatan penegakan hukum dan kedaulatan, terutama di wilayah-wilayah yang rawan eksploitasi ilegal. “Kami ingin memastikan negara mampu mengamankan kekayaan alam untuk generasi saat ini dan mendatang,” ujar Menhan di sela-sela kunjungannya di Desa Mabat.

Melibatkan Operasi Militer Selain Perang (OMSP)

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menghadirkan kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan Menteri ESDM, Jaksa Agung, dan Kepala BPKP dalam latihan ini. Ia menjelaskan bahwa latihan gabungan ini juga menjadi momentum untuk menguji kesiapan dan pelaksanaan doktrin OMSP, yang berfokus pada perlindungan aset vital nasional di luar kondisi perang konvensional.

Menurut Jenderal Agus, ancaman terhadap sumber daya alam kini sejajar dengan ancaman terhadap kedaulatan wilayah Indonesia. Melalui latihan-latihan tersebut, TNI siap menindak tegas aktivitas ilegal dan mengamankan lokasi-lokasi strategis, baik di Kepulauan Bangka Belitung maupun Morowali. “Bangka Belitung dan Morowali dipilih karena statusnya sangat strategis, menjadi target praktik tambang ilegal,” jelas Panglima TNI.

Pemerintah telah mengambil sikap tegas. Presiden Prabowo langsung menginstruksikan pemutusan total seluruh jalur distribusi hasil tambang ilegal. Ia memerintahkan TNI untuk memperketat pengawasan, sehingga setiap aktivitas keluar masuk barang di Pulau Bangka dan Pulau Belitung termonitor dengan cermat dan akurat.

Simulasi Perlindungan Aset Negara

Dalam bagian latihan, Menteri Pertahanan dan Panglima TNI ikut menyaksikan aksi Serangan Udara Langsung (SUL) yang diperagakan oleh tiga jet tempur F-16 dari Wing Udara 31. Setelah itu, ratusan prajurit Batalyon 501/Bajra Yudha Kostrad melaksanakan penerjunan taktis untuk mendukung simulasi operasi darat menindak penambang ilegal.

Selain latihan udara dan operasi terjun, terdapat simulasi penangkapan ponton oleh dua Kapal Republik Indonesia milik TNI AL, serta aksi perebutan lokasi penambangan oleh pasukan Koopssus TNI, memperlihatkan respon cepat dan terkoordinasi. Setelah simulasi, Menhan bersama para pejabat lain meninjau ponton ilegal yang sudah diamankan di Dermaga Belinyu serta lokasi tambang pasir ilegal di Dusun Nadi.

TNI dengan seluruh kekuatan dan fasilitas militernya menunjukkan komitmen kuat untuk tidak membiarkan kekayaan negara dirampas secara ilegal. Langkah ini bukan hanya sisi penegakan hukum, tapi juga merupakan bagian fundamental dalam menjaga kedaulatan dan kelangsungan bangsa.

Alasan pemilihan Bangka Belitung sebagai lokasi latihan sangat penting, sebab kawasan ini menempati posisi utama dalam peta kekayaan nasional. Pemerintah menilai, daerah ini harus dijaga ketat karena potensi ekonominya besar dan menjadi sasaran eksploitasi ilegal yang masif.

Dengan keterlibatan TNI, diharapkan upaya pemerintah dalam menjaga, mengawasi, serta melindungi aset negara dapat berjalan lebih efektif. Ini merupakan sinyal tegas bahwa seluruh kekuatan nasional didedikasikan bagi penegakan kedaulatan dan masa depan sumber daya alam Indonesia.

Sumber: TNI Siap Perang Lawan Mafia Tambang: Latihan Gabungan Besar Di Bangka Belitung Uji Doktrin OMSP
Sumber: TNI Gelar Latihan Gabungan, Kirim Sinyal Perang Ke Mafia Tambang Ilegal

Semua Berita

Pantau Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Teluk Bunian: Update Bhabinkamtibmas Terbaru

Bhabinkamtibmas Pantau Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Teluk Bunian Pada Rabu (13/5/2025), jajaran Polsek Pelangiran turut aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melaksanakan kegiatan pemantauan perkembangan tanaman jagung di Desa Teluk Bunian, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir. Upaya Polsek...

Bupati Luncurkan Buku Profil Ulama Kharismatik Kabupaten Bengkalis Vol. II

Bupati Bengkalis Meluncurkan Buku Profil Ulama Kharismatik Kabupaten Bengkalis Jilid II Pada hari Selasa, 12 Mei 2026, Bupati Bengkalis meluncurkan buku "Profil Ulama Kharismatik Kabupaten Bengkalis Jilid II" yang berisi tentang sosok dan perjuangan para ulama terkemuka di Kabupaten Bengkalis....

Bupati Inhil Lepas Jamaah Haji ke Tanah Suci: Berita Terbaru

Bupati Inhil Berikan Pesan Khusus kepada Jamaah Haji Tembilahan - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, memberikan pesan-pesan penting kepada jamaah haji saat melepas keberangkatan mereka dari Embarkasi Batam menuju Tanah Suci pada Rabu (29/4). Menurut Bupati Herman, ibadah haji adalah...

Kategori Berita