Wednesday, January 14, 2026

Sumpah Gubri Wahid: Uji...

Aktivis sipil yang bernama Sanusi menyatakan dukungannya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam...

Cibubur: Betrand Peto di...

Sinetron terkenal RCTI, Cinta Sepenuh Jiwa, akan mengadakan acara Meet & Greet di...

Silaturahmi PWI Bengkalis dan...

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Ketua Pengadilan...

Manfaat Alpukat untuk Pencernaan:...

Alpukat adalah buah yang terkenal karena kandungan lemak sehat dan tekstur creamy yang...
HomeBeritaPelebaran Jalan Soebrantas:...

Pelebaran Jalan Soebrantas: Ancaman Gagal Rampung 2025

Proyek pelebaran Jalan Soebrantas menuju Kantor Bupati Kampar akhirnya kembali dikerjakan setelah sempat terhenti selama beberapa pekan. Namun, muncul sorotan tajam dan kekhawatiran publik mengenai kemungkinan proyek strategis ini tidak akan rampung hingga akhir tahun anggaran. Pantauan wartawan di lokasi proyek menunjukkan dua unit alat berat mulai beroperasi, dengan sejumlah orang mengawasi jalannya pekerjaan pelebaran jalan yang menjadi akses utama menuju pusat pemerintahan Kabupaten Kampar. Seorang pegawai Dinas PUPR Kabupaten Kampar mengakui bahwa proyek ini baru berjalan selama dua hari terakhir dan menyatakan bahwa pengerjaan tidak akan selesai pada tahun anggaran 2025. Pernyataan ini memperkuat dugaan publik bahwa proyek ini terancam tidak rampung tepat waktu, meskipun jalan ini sangat penting sebagai akses menuju Kantor Bupati Kampar. Kritik tajam pun muncul dari berbagai pihak, termasuk Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Kabupaten Kampar, yang menyayangkan kondisi proyek ini sejak perencanaan hingga pelaksanaan. Dengan jalan tersebut merupakan jalur utama menuju Kantor Bupati, kegagalan proyek ini akan menjadi catatan hitam bagi Pemerintah Kabupaten Kampar dan menimbulkan kecurigaan publik terhadap kinerja dan pengawasan proyek infrastruktur di daerah tersebut.

Source link

Semua Berita

Sumpah Gubri Wahid: Uji di Pengadilan, Bukan Opini Publik

Aktivis sipil yang bernama Sanusi menyatakan dukungannya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penanganan kasus yang melibatkan Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid. Sanusi mempertegas bahwa sumpah yang diucapkan oleh Gubri Wahid harus diuji secara hukum di pengadilan untuk menghindari...

Silaturahmi PWI Bengkalis dan PN Bengkalis: Memperkuat Hubungan Komunitas

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kelas IB Bengkalis pada hari Selasa. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Comment Center PN Bengkalis dengan suasana yang hangat. Silaturahmi dipimpin oleh Ketua PN...

Oligarki Tambang, Kapitalisme Liberal, dan Ketimpangan: Analisis Mendalam

Kritik terhadap arah demokrasi Indonesia semakin meningkat, tidak hanya dalam wacana tetapi juga dalam indikator ketimpangan ekonomi yang berkembang. Hal ini terbukti dengan semakin terkonsentrasinya kekayaan, aset, dan sumber daya alam pada sejumlah kelompok usaha besar, menimbulkan kekhawatiran terhadap...

Kategori Berita