Aplikasi Grok di media sosial X menjadi perbincangan hangat dikalangan netizen karena sering disalahgunakan oleh pengguna. Banyak netizen memanfaatkan fitur berbasis kecerdasan buatan tersebut untuk mengubah foto seseorang menjadi tidak senonoh. Salah satu yang merasa terganggu adalah komika terkenal, Arie Kriting. Melalui akun Instagramnya, @arie_kriting, dia dengan tegas menyatakan bahwa dia tidak mengizinkan siapapun untuk mengedit foto dirinya menggunakan fitur Grok tersebut.
Dalam unggahannya, Arie Kriting menegaskan bahwa dia tidak mengizinkan aplikasi tersebut untuk menggunakan atau mengedit foto-fotonya, baik yang sudah dipublikasikan sebelumnya maupun yang akan diunggah di masa mendatang. Dia menyampaikan keresahannya jika foto-fotonya dimanfaatkan oleh pengguna lain melalui fitur tersebut, dan meminta aplikasi kecerdasan buatan untuk tidak memberikan izin kepada siapapun untuk memodifikasi potret dirinya.
Selain Arie Kriting, penyanyi Bernadya juga merasa tidak nyaman dengan penggunaan fitur Grok ini. Banyak netizen yang menggunakan fitur tersebut untuk mengubah foto orang lain dan hal ini seringkali berujung pada pelecehan seksual. Oleh karena itu, muncul kebutuhan untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi kecerdasan buatan agar tidak menyinggung privasi atau keselamatan individu.

