Mikroplastik, sebagian besar dikenal hadir dalam makanan laut, namun penelitian menunjukkan bahwa mereka juga terdapat dalam makanan dan minuman sehari-hari. Para ilmuwan memperkirakan bahwa orang dapat terpapar mikroplastik antara nol hingga 1,5 juta partikel per hari melalui konsumsi makanan dan minuman sehari-hari. Beberapa contoh makanan yang sering mengandung mikroplastik termasuk permen karet. Permen karet terbuat dari bahan dasar plastik atau karet sintetis, yang dapat melepaskan mikroplastik saat dikunyah. Untuk mengurangi paparan, disarankan untuk mengunyah satu permen lebih lama daripada sering mengganti dengan yang baru. Dengan demikian, upaya untuk membatasi asupan mikroplastik dari makanan dan minuman sehari-hari menjadi penting untuk dilakukan.

