NPC Indonesia menargetkan untuk berhasil meloloskan sebanyak 120 atlet disabilitas ke Asian Para Games 2026 yang akan diadakan di Nagoya, Jepang. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia, Rima Ferdianto, yang menekankan pentingnya target ini untuk menjaga martabat bangsa di tingkat Asia. NPC Indonesia kini tengah menjalankan strategi matang melalui pemusatan latihan intensif bagi 150 atlet yang berasal dari Pelatnas dan Sekolah Khusus Olahraga Disabilitas (SKODI) dalam rangka meningkatkan kompetensi mereka.
Fokus utama NPC Indonesia saat ini adalah mengumpulkan poin peringkat dunia agar para atlet dapat lolos melalui kualifikasi pengumpulan poin. Para atlet diharapkan dapat berpartisipasi dalam berbagai acara internasional untuk memastikan posisi mereka yang aman di klasemen kualifikasi. Hal ini menjadi langkah penting agar kuota 120 atlet dapat terpenuhi sebelum kompetisi dimulai di Nagoya pada Oktober 2026.
Keberhasilan di ASEAN Para Games 2025 dengan raihan prestasi yang mengesankan memberikan semangat baru bagi Indonesia untuk bersaing di level yang lebih tinggi. NPC Indonesia mengirimkan hampir 150 atlet dengan harapan setidaknya 120 di antaranya bisa melaju ke Asian Para Games 2026 di Nagoya. Meskipun akan dihadapkan pada tantangan berat di kompetisi tersebut, semangat para atlet Indonesia tetap tinggi.
Meskipun atlet catur Indonesia berhasil menorehkan prestasi gemilang di Asian Para Games 2022, namun pada edisi 2026 di Nagoya, cabor catur tidak akan dipertandingkan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi NPC Indonesia untuk mempertahankan posisi mereka di peringkat sepuluh besar perolehan medali. Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, termasuk pengiriman atlet ke berbagai kualifikasi, Indonesia percaya dapat bersaing secara maksimal di Asian Para Games 2026.

