Perum Bulog Kantor Cabang Bengkalis bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) serta Dinas Ketahanan Pangan (KDP) Bengkalis telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Terubuk Bengkalis untuk memastikan ketersediaan stok beras dan stabilitas harga. Seluruh toko sembako dan pedagang di dalam dan di luar pasar diperiksa dan hasil sidak menunjukkan ketersediaan bahan pangan yang aman selama bulan Ramadan. Pimpinan Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Bengkalis, Delly Bayu Putra, menyatakan bahwa stok beras medium, minyak goreng, dan beras SPHP masih aman dan dijual sesuai dengan harga eceran tertinggi. Kegiatan sidak ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok beras dan stabilitas harga agar umat Islam tidak terbebani oleh fluktuasi harga bahan pangan. Stok beras yang ada saat ini mencapai 400 ton dengan rencana penambahan sebanyak 200 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan selama tiga bulan ke depan. Bulog Cabang Bengkalis juga tengah menunggu program pemerintah dalam penyaluran bahan pangan di wilayah Bengkalis, Siak, dan Kepulauan Meranti. Fokus utama Bulog saat ini adalah mengendalikan ketersediaan bahan pangan agar tetap stabil dan aman di tiga kabupaten yang mereka layani. Pasaran beras SPHP masih cukup untuk dipasarkan di beberapa kios di wilayah di bawah Bulog Bengkalis. Harga jual beras SPHP harus sesuai dengan HET yang telah ditetapkan, yakni Rp56.500 untuk kemasan 5 kg.

