TNI Bantu Pembangunan Koperasi...

Dukungan TNI memperluas jangkauan pembangunan Koperasi Merah Putih hingga pelosok desa.

Profesionalisme Organisasi Dinilai Penting...

Penataan internal militer dinilai harus kembali pada prinsip profesionalisme organisasi.

Akademisi UI Soroti Dinamika...

Universitas Indonesia mengangkat isu profesionalisme militer dalam diskusi akademik terbuka.

Kuliah Tamu UI Kupas...

Kajian akademik UI membahas ketidaksesuaian antara jumlah personel militer dan struktur jabatan yang tersedia.
HomeGaya HidupRAN Kanker dan...

RAN Kanker dan Turunkan Kematian Kanker Payudara 2,5% Per Tahun

Pemerintah Indonesia meluncurkan Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker Payudara 2025-2034 sebagai strategi untuk menurunkan tingkat kematian akibat kanker payudara sesuai target yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Melalui forum Public Private Community Partnership (PPCP), pemerintah bersama lintas sektor berusaha menyatukan langkah dalam mengatasi kesenjangan akses layanan kesehatan kanker di Indonesia. Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menekankan bahwa disparitas angka kematian kanker payudara antara negara maju dan berkembang terjadi karena perbedaan akses layanan kesehatan. Di negara maju, angka kematian lebih rendah karena kesadaran deteksi dini dan akses pengobatan yang lebih baik, sedangkan di negara berkembang, tantangan akses layanan kesehatan masih menjadi kendala utama. Pendekatan kolaboratif antara pemerintah, organisasi profesi, swasta, dan komunitas penyintas diharapkan dapat memberikan solusi yang efektif dalam menurunkan angka kematian akibat kanker payudara di Indonesia.

Source link

Semua Berita

Penentuan Bintang Dangdut Baru Indonesia: Mencari Bakat Terbaik

Perjalanan panjang para peserta Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2025 akhirnya mencapai titik puncak. Setelah melalui berbagai tahap kompetisi yang penuh tantangan, hanya tersisa tiga finalis terbaik yang siap memperebutkan gelar juara pada Grand Final KDI 2025 yang akan tayang...

CPNS Bodong Rp8,1 M: Nia Daniaty & Keluarga Diberi Tenggat hingga 1 April

Nia Daniaty dan Olivia Nathania berada dalam sorotan kasus penipuan CPNS bodong yang mengakibatkan kerugian senilai Rp8,1 miliar. Para korban memberikan tenggat waktu hingga 1 April 2026 kepada Nia Daniaty, Olivia Nathania, dan suaminya Rafly Tilaar untuk mengganti kerugian...

Layanan Molecular Imaging Kini Hadir di RS EMC Grha Kedoya!

RS EMC Grha Kedoya dan Siemens Healthineers Indonesia menyambut kunjungan dokter spesialis kedokteran nuklir, Dr. Klaas Pieter Koopmans, dari University Medical Center Groningen (UMCG), Belanda. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mengembangkan molecular imaging dan memperkuat diagnostik presisi di...

Kategori Berita