Ahmad Yuzar memimpin rapat penanganan siaga darurat bencana di Kabupaten Kampar. Rapat ini merupakan langkah antisipatif Pemerintah Kabupaten Kampar untuk menghadapi potensi bencana alam, terutama banjir yang sering terjadi saat intensitas hujan tinggi. Selain banjir, pemerintah juga memperhatikan potensi bencana alam lainnya di beberapa wilayah di daerah tersebut.
Dalam rapat tersebut, Bupati Kampar menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, OPD, camat, dan pemerintah desa dalam menghadapi situasi darurat bencana. Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa penanganan bencana memerlukan kesiapan, koordinasi yang solid, dan respons cepat untuk meminimalkan dampak bencana dan menjadikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.
Seluruh camat dan OPD diminta untuk meningkatkan pemantauan di wilayah rawan bencana dan memastikan kesiapan sarana serta prasarana pendukung, termasuk jalur komunikasi hingga tingkat desa. Kepala BPBD Kabupaten Kampar, Azwan, menyampaikan kondisi terkini potensi bencana di wilayah tersebut, langkah mitigasi yang telah dilakukan, serta kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi status siaga darurat.
Rapat ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kampar, Misharti, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Ardi Mardiansyah, para kepala OPD, camat, dan beberapa instansi vertikal terkait penanggulangan bencana. Pemerintah Kabupaten Kampar berharap agar kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh pihak dapat ditingkatkan. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi untuk melindungi masyarakat.

