Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeBeritaPenyaluran 120 Unit...

Penyaluran 120 Unit Huntap di Tapsel Mendapat Apresiasi dari Kasatgas Tito

Pada hari Sabtu, 28 Maret 2026, Pemerintah secara resmi menyerahkan 120 unit hunian tetap (huntap) dalam tahap pertama kepada masyarakat yang menjadi korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga merupakan Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menyatakan bahwa pembangunan huntap di Tapsel merupakan salah satu yang paling cepat dalam penanganan bencana di Sumatera.

Menurut Tito, proses percepatan pembangunan huntap dilakukan melalui tiga tahapan utama. Tahap awal melibatkan pengumpulan data korban secara rinci berdasarkan nama dan alamat oleh pemerintah daerah (Pemda). Data tersebut kemudian diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebelum dilanjutkan ke tahap pembangunan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta pihak nonpemerintah seperti Yayasan Buddha Tzu Chi.

Selain itu, Tito turut mengapresiasi langkah Bupati Tapsel, Gus Irawan, atas sigapnya dalam menyajikan data kerusakan secara lengkap dan cepat untuk pencairan bantuan finansial kepada masyarakat yang terdampak. Data ini telah mempercepat penyaluran bantuan finansial seperti dana tunggu hunian (DTH) dan bantuan lainnya seperti Jaminan Hidup (Jadup) dari Kementerian Sosial, bantuan perabotan rumah tangga, dan dukungan stimulan ekonomi.

Tito juga menegaskan bahwa kecepatan dan kelengkapan pendataan yang dilakukan oleh Pemda Tapsel dapat menjadi contoh bagi daerah lain yang terdampak bencana. Pemerintah mendorong kepala daerah di wilayah terdampak untuk mengikuti langkah-langkah yang telah dilakukan di Tapsel, terutama dalam hal pendataan berbasis nama dan alamat. Hal ini menjadi penting mengingat dampak luas bencana yang mencakup 52 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Source link

Semua Berita

Pemerintah Siapkan 1.691 Layanan Kesehatan dan 360 RS Rujukan untuk Karhutla

Pemerintah Siapkan Pos Pelayanan Kesehatan untuk Dampak Karhutla Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus memantau dan menangani dampak kesehatan yang dialami masyarakat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah provinsi. Untuk itu, Kemenkes telah menyiapkan berbagai pos pelayanan kesehatan di...

Tips Mengatasi Kebakaran yang Sudah Mulai Padam

Bupati Kuningan Bicara tentang Karhutla di Taman Nasional Gunung Ciremai Pada hari Kamis, 10 September 2026, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengungkapkan bahwa luas kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkirakan mencapai 40...

Strategi Penting Bangun Ketahanan Bencana dari Perencanaan

Wamendagri Dorong Pembangunan Sistem Ketahanan Bencana Sejak Tahap Perencanaan Pada Forum for Sustainable Resilience bertema Integrating Institutions for Sustainable Resilience di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026), Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong pembangunan sistem...

Kategori Berita