Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.

Koperasi Desa sebagai Instrumen...

Koperasi desa menjadi alat pemerataan ekonomi yang efektif.

Wahdi Azmi: Konservasi Tanpa...

Konservasi yang terintegrasi menciptakan keseimbangan antara pelestarian dan kesejahteraan.
HomeBeritaBanjir dan Tanah...

Banjir dan Tanah Longsor Manduriang: 7 Rumah Rusak Berat

Pada Sabtu, 28 Maret 2026 malam, Dusun 6 dan Dusun 8 Manduriang, Desa Simpang Sender Utara, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT), Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, dilanda bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor. Kejadian tersebut menyebabkan seorang warga mengalami luka ringan, tujuh unit rumah rusak berat, dan minimum 32 kepala keluarga terdampak. Peristiwa tersebut dipicu oleh hujan deras yang mulai mengguyur wilayah sejak sore hari. Sekitar pukul 18.30 WIB, longsor terjadi disertai suara gemuruh yang menimpa rumah warga, menyebabkan kerusakan parah dan menimbun sebagian bangunan dan kendaraan.

Seorang korban mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan dan telah menerima pertolongan medis. Selain itu, sejumlah rumah warga rusak parah, termasuk satu unit rumah tertimbun oleh longsor dan beberapa bangunan lain tergenang banjir bandang. Sekitar pukul 20.00 WIB, banjir bandang menyusul menerjang kawasan tersebut, menambah kerugian material warga. Polres OKU Selatan segera merespons laporan kejadian dengan melakukan pengamanan, evakuasi korban, dan pendataan dampak bencana.

Koordinasi antara aparat kepolisian, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, BPBD, dan instansi terkait dilakukan untuk penanganan darurat. Kapolres OKU Selatan dan Pemerintah Kabupaten turun langsung ke lokasi untuk memastikan penanganan optimal dan memberikan bantuan kepada warga terdampak. Masyarakat dan aparat turut serta dalam gotong royong untuk membantu evakuasi dan pembersihan material longsor. Langkah berikutnya adalah menyediakan posko terpadu dan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama proses pemulihan.

Pembersihan area terdampak akan dilakukan secara bertahap guna mempercepat restorasi lingkungan. Penanganan bencana ini juga menunjukkan keterlibatan Polri dalam situasi darurat untuk menjaga keselamatan masyarakat. Kasubid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa penanganan bencana ini menjadi prioritas utama Polres OKU Selatan dan seluruh pihak terkait. Keselamatan masyarakat tetap menjadi fokus utama dan upaya penanganan akan terus dilakukan hingga kondisi pulih sepenuhnya.

Source link

Semua Berita

Cerita Kader Sekar Melati Kawal Tumbuh Kembang Anak di Riau

Di Desa Rimba Beringin, Tapung Hulu, Kampar, seorang kader Posyandu bernama Nurmayani Lubis mengungkapkan rasa kebingungannya ketika melihat ibu-ibu yang khawatir karena anak-anak mereka mengalami masalah kesehatan. Namun, sejak mengikuti Program PHR Peduli Stunting (PENTING) yang diselenggarakan oleh PT...

Apresiasi Masyarakat Desa Sekayan pada Polres Inhil untuk Ungkap Kasus Narkoba

Di Desa Sekayan, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, warga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., beserta jajarannya atas keberhasilan dalam mengungkap kasus tindak pidana narkotika. Acara apresiasi tersebut berlangsung pada Selasa (14/4/2026) di ruang...

Pihak Andoko Setijo Dikalahkan, Lahan 50 Hektar di Tapung Hilir

Pada tanggal 9 April 2026, pihak Ronny Granito Saing berhasil merebut kembali lahan sawit seluas 50 hektar di Desa Sekijang, Kecamatan Tapung Hilir. Sebelumnya, lahan tersebut dikuasai oleh pihak Andoko Setijo yang diduga tidak memiliki dasar kepemilikan yang sah....

Kategori Berita