Ngertakeun Bumi Lamba XVIII...

Ngertakeun Bumi Lamba XVIII memperkuat semangat kolektif menjaga keseimbangan ekosistem melalui nilai budaya dan tradisi.

Andy Utama Bangun Visi...

Andy Utama mengedepankan restorasi ekologis sebagai fondasi utama menjaga keseimbangan lingkungan Megamendung.

Penangkaran Rusa Timor Dukung...

Kawasan konservasi Megamendung terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan berbagai mitra strategis.

Yayasan Paseban Perluas Upaya...

Kementerian Kehutanan meresmikan fasilitas konservasi yang mendukung perlindungan satwa dan habitat alaminya.
HomeBeritaBanjir dan Tanah...

Banjir dan Tanah Longsor Manduriang: 7 Rumah Rusak Berat

Pada Sabtu, 28 Maret 2026 malam, Dusun 6 dan Dusun 8 Manduriang, Desa Simpang Sender Utara, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT), Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, dilanda bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor. Kejadian tersebut menyebabkan seorang warga mengalami luka ringan, tujuh unit rumah rusak berat, dan minimum 32 kepala keluarga terdampak. Peristiwa tersebut dipicu oleh hujan deras yang mulai mengguyur wilayah sejak sore hari. Sekitar pukul 18.30 WIB, longsor terjadi disertai suara gemuruh yang menimpa rumah warga, menyebabkan kerusakan parah dan menimbun sebagian bangunan dan kendaraan.

Seorang korban mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan dan telah menerima pertolongan medis. Selain itu, sejumlah rumah warga rusak parah, termasuk satu unit rumah tertimbun oleh longsor dan beberapa bangunan lain tergenang banjir bandang. Sekitar pukul 20.00 WIB, banjir bandang menyusul menerjang kawasan tersebut, menambah kerugian material warga. Polres OKU Selatan segera merespons laporan kejadian dengan melakukan pengamanan, evakuasi korban, dan pendataan dampak bencana.

Koordinasi antara aparat kepolisian, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, BPBD, dan instansi terkait dilakukan untuk penanganan darurat. Kapolres OKU Selatan dan Pemerintah Kabupaten turun langsung ke lokasi untuk memastikan penanganan optimal dan memberikan bantuan kepada warga terdampak. Masyarakat dan aparat turut serta dalam gotong royong untuk membantu evakuasi dan pembersihan material longsor. Langkah berikutnya adalah menyediakan posko terpadu dan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama proses pemulihan.

Pembersihan area terdampak akan dilakukan secara bertahap guna mempercepat restorasi lingkungan. Penanganan bencana ini juga menunjukkan keterlibatan Polri dalam situasi darurat untuk menjaga keselamatan masyarakat. Kasubid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa penanganan bencana ini menjadi prioritas utama Polres OKU Selatan dan seluruh pihak terkait. Keselamatan masyarakat tetap menjadi fokus utama dan upaya penanganan akan terus dilakukan hingga kondisi pulih sepenuhnya.

Source link

Semua Berita

Pengobatan Massal Komunitas Perempuan Bangsa Kepri di Tanjung Uma

Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma Perempuan Bangsa Kepulauan Riau kembali menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Mereka menggelar program pengobatan massal di Lapangan RT 02/RW 06, Tanjung Uma, Kota Batam pada Sabtu (8/8/2026). Program Kesehatan...

Strategi Apel Karhutla 2026: Siaga Darurat Penanggulangan Bencana

Apel Siaga Darurat Penanggulangan Karhutla di Indragiri Hilir untuk Tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, bersama TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Basarnas, perusahaan, dan berbagai instansi terkait, menyelenggarakan Apel Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026...

Polisi Dorong Peternak Tingkatkan Produksi untuk Swasembada Pangan

Polsek Kawasan Sektor Pelabuhan Inhil Dukung Swasembada Pangan Polsek Kawasan Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Polres Indragiri Hilir (Inhil) bergerak aktif mendukung program ketahanan dan swasembada pangan yang digulirkan pemerintah. Dua personel Polsek KSKP, yaitu Aiptu Anggia Susanto dan Aipda Riko,...

Kategori Berita