Yayasan Paseban Hadirkan Pusat...

Yayasan Paseban menghadirkan pusat konservasi Rusa Timor modern untuk memperkuat perlindungan fauna lokal.

Putusan MK 28/2026 Dinilai...

Ari Yusuf Amir menekankan bahwa audit kerugian negara harus dilakukan oleh lembaga yang berwenang yakni BPK.

UI Bahas Cara Diplomasi...

Resilience-based hedging menjadi pendekatan diplomasi yang menekankan ketahanan dari dalam dan luar negeri sekaligus.

Ketegangan Global Perlu Disikapi...

IR Youth Talks#1 memperkuat literasi hubungan internasional bagi generasi muda melalui diskusi yang mendalam dan relevan.
HomeBeritaLaki-Perempuan Sama Saja:...

Laki-Perempuan Sama Saja: Tips Menghindari Victim Blaming

Usulan Gerbong Wanita Dipindahkan ke Tengah: AHY Angkat Bicara

Pada Selasa, 28 April 2026, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan tanggapan terkait usulan untuk memindahkan gerbong wanita ke tengah kereta. Usulan ini muncul setelah kecelakaan antara KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur yang menyebabkan keresahan di masyarakat.

Mengutamakan Keselamatan dan Kenyamanan Publik

Menurut AHY, posisi antara perempuan dan laki-laki harus dianggap sama pentingnya. Mereka tidak boleh menjadi korban dalam kecelakaan apapun, termasuk dalam penggunaan transportasi umum. Keselamatan publik saat menggunakan transportasi umum harus menjadi prioritas utama, sehingga semua penumpang merasa aman dan nyaman.

Fokus pada Sistem Transportasi yang Aman

Menteri AHY menekankan pentingnya menjaga keselamatan dalam penggunaan transportasi, bukan hanya bagi perempuan dan laki-laki, tetapi untuk semua orang. Menurutnya, perhatian harus difokuskan pada bagaimana sistem transportasi kereta serta transportasi publik lainnya dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh penumpang. Konsep safety first bukan hanya sebatas slogan, melainkan harus diterapkan dengan baik.

Perpindahan Gerbong Wanita: Usulan dari Menteri PPPA

Sebelumnya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi juga memberikan usulan terkait perpindahan gerbong wanita ke tengah rangkaian kereta. Usulan ini muncul sebagai respons atas kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur antara KA Argo Bromo dan KRL. Arifah berharap dengan penempatan gerbong wanita di tengah, akan mengurangi kemungkinan terjadinya gesekan atau penumpukan penumpang.

Arifah telah berdiskusi langsung dengan pihak KAI tentang penempatan gerbong wanita di kereta. Ia memberikan alasan bahwa penempatan tersebut bertujuan untuk menghindari potensi rebutan di dalam gerbong kereta.

Source link

Semua Berita

Upacara Harkitnas ke-118: Wabup Rohul Ajak Jaga Tunas Bangsa

Upacara Harkitnas Ke-118 di Kabupaten Rokan Hulu Dihadiri Wakil Bupati Pasir Pengaraian - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Kabupaten Rokan Hulu berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Rohul pada Rabu (20/5/2026). Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti,...

Polisi Turun ke Sawah: Polsek Sungai Batang Dampingi Petani

Polisi Dampingi Petani demi Ketahanan Pangan Polisi Sahabat Petani: Dukungan Polsek Sungai Batang untuk Ketahanan Pangan Polisi Turun ke Lahan Pertanian Jajaran Polsek Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, terus menggencarkan Program Polisi Sahabat Petani sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan nasional....

Polsek Tanah Merah Dampingi Kelompok Tani Sejahtera

Personel Polsek Tanah Merah Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional Personel Polsek Tanah Merah terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pendampingan dan pengecekan perkembangan...

Kategori Berita