Yayasan Paseban Hadirkan Pusat...

Yayasan Paseban menghadirkan pusat konservasi Rusa Timor modern untuk memperkuat perlindungan fauna lokal.

Putusan MK 28/2026 Dinilai...

Ari Yusuf Amir menekankan bahwa audit kerugian negara harus dilakukan oleh lembaga yang berwenang yakni BPK.

UI Bahas Cara Diplomasi...

Resilience-based hedging menjadi pendekatan diplomasi yang menekankan ketahanan dari dalam dan luar negeri sekaligus.

Ketegangan Global Perlu Disikapi...

IR Youth Talks#1 memperkuat literasi hubungan internasional bagi generasi muda melalui diskusi yang mendalam dan relevan.
HomeBeritaKeunggulan KA Argo...

Keunggulan KA Argo Bromo Anggrek: Raja Jalur Utara

Tragedi Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Menewaskan 16 Orang

Pada Senin malam, 27 April 2026, terjadi tragedi kecelakaan kereta di emplasemen Stasiun Bekasi Timur yang menimbulkan duka mendalam. Insiden ini melibatkan KRL Commuter Line Cikarang Line dan KA Argo Bromo Anggrek yang mengakibatkan 16 orang tewas hingga Rabu, 29 April 2026.

Dugaan Awal Penyebab Kecelakaan

Salah satu dugaan awal penyebab kecelakaan ini muncul dari kesaksian asisten masinis KA Argo Bromo Anggrek. Ia mencurigai adanya kejanggalan pada sistem sinyal sebelum tabrakan terjadi. Dalam video yang beredar di media sosial, asisten masinis tersebut mengungkapkan adanya gangguan komunikasi dan kemungkinan error pada sinyal.

Kecepatan Tinggi KA Argo Bromo Anggrek

Asisten masinis KA Argo Bromo Anggrek juga menyatakan bahwa perubahan sinyal menjadi merah terjadi secara tidak wajar. Hal ini menjadi aneh karena menurut prosedur normal, sinyal seharusnya tidak langsung berubah drastis dari hijau ke merah. KA Argo Bromo Anggrek melaju dengan kecepatan tinggi, sekitar 110 km per jam, yang mengakibatkan ketidakmampuan untuk melakukan pengereman maksimal sebelum menabrak KRL yang berhenti di jalur.

Mengenal KA Argo Bromo Anggrek

KA Argo Bromo Anggrek dikenal sebagai “Raja Jalur Utara” yang merupakan layanan premium milik PT Kereta Api Indonesia (KAI). Kereta ini menghubungkan Jakarta dan Surabaya melalui jalur utara Pulau Jawa dengan waktu tempuh sekitar 7 jam 45 menit hingga 8 jam. Kecepatan maksimum KA Argo Bromo Anggrek mencapai 120 km per jam dan dapat melaju lebih cepat dengan stabilitas yang baik.

Source link

Semua Berita

Upacara Harkitnas ke-118: Wabup Rohul Ajak Jaga Tunas Bangsa

Upacara Harkitnas Ke-118 di Kabupaten Rokan Hulu Dihadiri Wakil Bupati Pasir Pengaraian - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Kabupaten Rokan Hulu berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Rohul pada Rabu (20/5/2026). Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti,...

Polisi Turun ke Sawah: Polsek Sungai Batang Dampingi Petani

Polisi Dampingi Petani demi Ketahanan Pangan Polisi Sahabat Petani: Dukungan Polsek Sungai Batang untuk Ketahanan Pangan Polisi Turun ke Lahan Pertanian Jajaran Polsek Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, terus menggencarkan Program Polisi Sahabat Petani sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan nasional....

Polsek Tanah Merah Dampingi Kelompok Tani Sejahtera

Personel Polsek Tanah Merah Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional Personel Polsek Tanah Merah terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pendampingan dan pengecekan perkembangan...

Kategori Berita