Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeBeritaDiskusi RUU Ketenagakerjaan...

Diskusi RUU Ketenagakerjaan Bersama Buruh: Pastikan Dibahas oleh Dasco

Wakil Ketua DPR RI Ungkap Arah Pembentukan UU Ketenagakerjaan Baru

Pada Jumat, 1 Mei 2026, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan arah pembentukan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK). DPR RI dan pemerintah menargetkan kebijakan tersebut selesai paling lambat akhir tahun 2026.

DPR RI Libatkan Serikat Pekerja dalam Proses Penyusunan UU Baru

Dalam menerima aspirasi dari perwakilan massa Konfederasi Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) dan Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) di Gedung DPR RI, Dasco menyatakan bahwa proses penyusunan UU baru akan sangat bergantung pada masukan dari serikat pekerja. DPR meminta buruh agar terlibat dalam merumuskan materi UU tersebut sejak awal untuk menghindari konflik.

Pembahasan UU Ketenagakerjaan baru diharapkan tidak hanya sebagai revisi, melainkan sebagai penyusunan hukum yang baru secara menyeluruh. Untuk itu, DPR mendorong kolaborasi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah sebelum pembahasan di parlemen dimulai.

Penyusunan Produk Hukum yang Tidak Menimbulkan Sengketa Lagi

Dasco menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan produk hukum yang dihasilkan tidak akan mengalami sengketa hukum di MK seperti sebelumnya. Dengan melibatkan berbagai pihak terkait sejak awal, diharapkan kesepakatan yang dicapai akan berdampak positif bagi seluruh elemen masyarakat, terutama dalam hal ketenagakerjaan.

Di sisi lain, dalam pertemuan tersebut, Dasco juga menyoroti isu-isu penting terkait ketenagakerjaan saat ini, seperti upah, sistem outsourcing, dan penanganan pemutusan hubungan kerja (PHK). Pemerintah bersama serikat pekerja telah membentuk Satgas Mitigasi PHK dan Kesejahteraan Buruh sebagai upaya untuk melindungi hak-hak pekerja.

Terkait rencana PHK di sejumlah perusahaan, laporan tersebut telah diterima dan sedang ditindaklanjuti melalui satgas yang telah dibentuk. Pemerintah juga membuka peluang untuk melakukan intervensi, termasuk pengambilalihan perusahaan jika diperlukan agar pekerja tidak kehilangan pekerjaan.

Source link

Semua Berita

Karhutla di Kalsel: Kontrol yang Lebih Baik

Kondisi Karhutla di Kalimantan Selatan Lebih Terkendali Pada Jumat, 11 September 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami situasi yang lebih terkendali daripada di Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan...

Pemerintah Siapkan 1.691 Layanan Kesehatan dan 360 RS Rujukan untuk Karhutla

Pemerintah Siapkan Pos Pelayanan Kesehatan untuk Dampak Karhutla Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus memantau dan menangani dampak kesehatan yang dialami masyarakat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah provinsi. Untuk itu, Kemenkes telah menyiapkan berbagai pos pelayanan kesehatan di...

Tips Mengatasi Kebakaran yang Sudah Mulai Padam

Bupati Kuningan Bicara tentang Karhutla di Taman Nasional Gunung Ciremai Pada hari Kamis, 10 September 2026, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengungkapkan bahwa luas kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkirakan mencapai 40...

Kategori Berita