Penularan Hantavirus: Gejala, Risiko, dan Pencegahannya
Menurut dokter Spesialis Penyakit Dalam dan dosen Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) ITS, Dr. Zulistian Nurul Hidayati SpPD, hantavirus adalah jenis virus yang memiliki karakteristik penularan yang unik namun dapat membawa risiko serius bagi kesehatan manusia.
Gejala Infeksi Hantavirus
Hantavirus dapat menyebar melalui udara terutama dari feses, urine, dan air liur hewan pengerat yang terinfeksi. Gejala infeksi hantavirus pada manusia dapat bervariasi mulai dari demam, kelelahan, nyeri otot, hingga gangguan pernapasan. Dalam kasus yang parah, infeksi hantavirus dapat menyebabkan sindrom hantavirus pulmoner yang mematikan.
Risiko Penularan dan Cara Pencegahan
Dr. Zulistian menjelaskan bahwa orang yang tinggal atau bekerja di dekat hutan, ladang, atau tempat-tempat yang sering terjadi kontak dengan hewan pengerat berisiko tertular hantavirus. Oleh karena itu, penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan seperti:
- Menghindari kontak langsung dengan urine, feses, dan air liur hewan pengerat
- Membersihkan rumah atau tempat tinggal secara rutin untuk mengurangi populasi hewan pengerat
- Menggunakan perlindungan seperti masker dan sarung tangan ketika berada di area yang mungkin terkontaminasi
- Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar
Dengan memahami gejala infeksi hantavirus, mengenali risiko penularan, dan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat, diharapkan masyarakat dapat melindungi diri mereka sendiri dari virus yang berbahaya ini.

