Kementerian Kehutanan dan Yayasan...

Megamendung diarahkan menjadi pusat konservasi yang mendukung pemulihan fungsi ekologis.

Megamendung Menjadi Pusat Konservasi...

Megamendung berkembang menjadi pusat konservasi yang mendukung pemulihan ekosistem kawasan hulu.

Rumor tentang Yasser Arafat...

Opini Broto Wardoyo membahas bagaimana citra Yasser Arafat dibentuk oleh konflik narasi yang berkepanjangan.

Yayasan Paseban Hadirkan Pusat...

Yayasan Paseban menghadirkan pusat konservasi Rusa Timor modern untuk memperkuat perlindungan fauna lokal.
HomeBeritaPemkab Inhil Perkuat...

Pemkab Inhil Perkuat Komitmen Penurunan Stunting

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Memperkuat Komitmen Penurunan Stunting

Di Tembilahan, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menunjukkan komitmen yang kuat dalam percepatan penurunan stunting melalui program lintas sektor yang terintegrasi dan berkelanjutan. Hal ini dibahas dalam laporan kegiatan Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Indragiri Hilir untuk Tahun 2025 serta rencana kegiatan di Tahun 2026.

Bupati dan Wakil Bupati Setuju Tangani Stunting

Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, SE., MT bersama Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, S.Sos., M.Si menegaskan bahwa penanganan stunting menjadi prioritas daerah. Hal ini dilakukan demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, S.Sos., M.Si menekankan pentingnya dukungan anggaran yang lebih fokus dalam penanganan stunting. Dukungan APBD dinilai sangat penting agar program intervensi dapat berjalan secara maksimal dan tepat sasaran.

Peran Berbagai Sektor dalam Penanganan Stunting

Wakil Bupati juga mendorong Kabupaten Indragiri Hilir untuk belajar dari daerah lain yang sukses menangani stunting. Selain itu, dia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, tidak hanya terpusat pada Dinas Kesehatan. Dinas terkait seperti Dinas Pertanian dan Dinas PUPRKP diminta untuk aktif membantu melalui bantuan bibit, peningkatan sanitasi, dan penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Pemkab Inhil juga akan segera melaksanakan survei lapangan guna mengidentifikasi penyebab utama stunting. Faktor ekonomi, sanitasi, dan pola perilaku masyarakat akan menjadi perhatian utama. Edukasi terus ditingkatkan terkait pentingnya imunisasi, gizi yang cukup, dan pola hidup sehat.

Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Kabupaten Indragiri Hilir, H. Fihasrin, SE., M.Si menyatakan bahwa telah disiapkan berbagai program lanjutan untuk Tahun 2026. Ini termasuk peningkatan edukasi kesehatan, pembangunan sarana sanitasi, dan pembentukan Poli Stunting di RSUD Puri Husada sebagai komitmen serius pemerintah daerah dalam mengatasi stunting di wilayah tersebut.

Source link

Semua Berita

Wujud Kepedulian Polri: IPTU Iwan Saputra Salurkan Bantuan Pertanian

Bantuan Bibit dan Pupuk untuk Petani di Desa Baung Rejo Jaya Pada Selasa (16/6/2026) lalu, Kapolsek Pelangiran IPTU Iwan Saputra, S.H., M.H. beserta personel Bhabinkamtibmas turut serta dalam kegiatan penyaluran bantuan berupa bibit dan pupuk kepada petani di Desa Baung...

Ketua DPRD Inhil Hadiri Nonton Bareng Piala Dunia di Polres Inhil

Ketua DPRD Indragiri Hilir Hadiri Nobar Piala Dunia di Polres Inhil Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Iwan Taruna, ST, MSI, turut hadir dalam kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia yang diselenggarakan oleh Polres Indragiri Hilir di Aula Rekonfu Polres Inhil...

LSM KOREK Riau Minta Tindakan Tegas Terhadap Alih Fungsi Lahan

LSM KOREK Riau Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Alih Fungsi Kawasan Hutan Ketua DPW LSM KOREK Riau, Miswan, bersama Sekretaris Darbi S.Ag, menekankan bahwa tidak ada alasan yang sah bagi seseorang untuk mengubah kawasan hutan yang sudah ditetapkan sebagai Hutan...

Kategori Berita