Kementerian Kehutanan dan Yayasan...

Megamendung diarahkan menjadi pusat konservasi yang mendukung pemulihan fungsi ekologis.

Megamendung Menjadi Pusat Konservasi...

Megamendung berkembang menjadi pusat konservasi yang mendukung pemulihan ekosistem kawasan hulu.

Rumor tentang Yasser Arafat...

Opini Broto Wardoyo membahas bagaimana citra Yasser Arafat dibentuk oleh konflik narasi yang berkepanjangan.

Yayasan Paseban Hadirkan Pusat...

Yayasan Paseban menghadirkan pusat konservasi Rusa Timor modern untuk memperkuat perlindungan fauna lokal.
HomeGaya HidupMitos Lemak Berbahaya...

Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak: Penjelasan Dokter

Selama ini banyak orang tua keliru dalam memahami pentingnya lemak dalam memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) untuk anak-anak. Hal ini menyebabkan beberapa anak mengalami masalah gizi karena asupan lemak yang sering dibatasi secara tidak tepat.

Penyuluhan dari Dokter Spesialis Anak

Dr. Ian Suryadi Suteja, seorang dokter spesialis anak, membagikan pengalamannya menangani seorang balita perempuan berusia 20 bulan dengan berat badan di bawah standar. Berat badannya hanya sekitar 8,5 kilogram, sementara seharusnya berada di angka 11 kilogram untuk anak perempuan seusianya.

Anak tersebut terlihat sangat kurus akibat masalah gizi yang dihadapi. Menurut dr. Ian, situasi ini terjadi karena kedua orang tua sang anak memiliki pendidikan yang baik, tetapi terlalu terpengaruh informasi yang diperoleh dari media sosial.

Mereka mengikuti pola makan yang sangat ketat, menghindari gula, garam, dan lemak dalam MPASI anak karena anggapan bahwa lemak bisa membahayakan. Padahal, menurut dr. Ian, lemak tidak selalu berdampak buruk bagi anak-anak, terutama saat dalam masa pertumbuhan.

Mitos Lemak dalam MPASI

Banyak orang tua menganggap lemak sebagai penyebab masalah kesehatan, padahal tidak selalu demikian. Lemak sebenarnya penting bagi pertumbuhan anak, terutama untuk mendukung perkembangan otak dan sistem saraf.

Dalam memberikan makanan pendamping ASI (MPASI), penting bagi orang tua untuk memperhatikan asupan lemak yang seimbang. Kombinasi lemak baik, seperti lemak dalam ikan, minyak zaitun, atau alpukat, dapat memberikan manfaat yang besar bagi kesehatan anak.

Kesimpulannya, penting bagi orang tua untuk tidak terjebak dalam mitos seputar lemak dalam MPASI anak. Konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter anak untuk mendapatkan informasi yang akurat dan sesuai untuk memastikan tumbuh kembang anak tetap optimal.

Source link

Semua Berita

Pernikahan Jennifer Coppen: Inka Gandeng Pratama Arhan, Azizah Salsha Turut Hadir

Jennifer Coppen dan Justin Hubner Kembali Jadi Sorotan Saat Pernikahan Mereka Resepsi pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner menarik banyak perhatian, terutama dengan kehadiran sejumlah tamu undangan yang cukup mencuri perhatian. Salah satunya adalah Pratama Arhan, pesepak bola yang juga...

Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia: Meriahkan Liburan Sekolah Anda

Jadoo Berkunjung ke Indonesia: Pengalaman Liburan Keluarga yang Tak Terlupakan Karakter animasi asal Korea Selatan, Hello Jadoo, akan menyapa para penggemarnya di Indonesia melalui acara bertema "Hello Jadoo a Day of Joy" yang berlangsung dari 12 Juni hingga 12 Juli...

Nobar Piala Dunia 2026 di Laut Flores: Pengalaman Langka

Berlokasi di kawasan eksotis Labuan Bajo, The Bay Restaurant menjadi saksi gelaran nobar Piala Dunia 2026 yang tak terlupakan. Dengan latar belakang panorama Laut Flores yang memukau, penggemar sepak bola bisa menikmati pertandingan seru sembari terpana dengan keindahan alam...

Kategori Berita