Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengadakan rapat teknis terkait pemulangan jamaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Rohul pada Kamis (4/6/2026). Rapat dipimpin oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang mewakili Bupati Rohul, Anton ST MM.
Persiapan Teknis Pemulangan Jamaah Haji
Rapat tersebut membahas segala persiapan teknis pemulangan jamaah haji, mulai dari koordinasi dengan pihak bandara, pengaturan transportasi, hingga skema penyambutan jamaah. Asisten Bidang Kesra, H. Syofwan, S.Sos meminta camat setempat untuk berkoordinasi dengan Satpol PP dan Dinas Perhubungan guna menjaga ketertiban di area bandara. Langkah pengaturan ini mencakup penataan pelaku UMKM, pedagang, gerobak, serta area parkir di sekitar bandara agar tidak mengganggu kelancaran proses kedatangan jamaah.
Pihak kecamatan juga diminta untuk memastikan kesiapan lokasi sejak malam sebelum kedatangan jamaah dengan berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Kepala Bandara untuk menjamin keamanan dan kenyamanan semua pihak terkait.
Prosesi Pemulangan Jamaah
Berdasarkan hasil koordinasi dengan Bandara Tuanku Tambusai, skema pemulangan jamaah tahun ini umumnya sama dengan tahun sebelumnya. Namun, terdapat sorotan khusus terhadap kedatangan 28 jamaah pada hari Rabu. Untuk mengantisipasi keterlambatan dan menjaga ketertiban, rapat menetapkan bahwa jamaah yang baru tiba akan diarahkan ke ruang tunggu sebelum menuju bus masing-masing setelah proses pemisahan dan distribusi bagasi.
Dalam hal transportasi darat, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu telah menyiapkan tiga unit bus, dua menuju Masjid Agung Islamic Center dan satu menuju Ujung Batu. Asisten Bidang Kesra, H. Syofwan menegaskan bahwa prosesi penyambutan jamaah haji akan berlangsung sederhana dan efisien dengan komitmen untuk meminimalkan kegiatan seremonial agar jamaah dapat berkumpul dengan keluarga dengan cepat.
Di akhir rapat, otoritas bandara menekankan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) bandara guna memastikan kelancaran dan keselamatan operasional penerbangan jamaah haji selama proses pemulangan berlangsung.

