Kepolisian Sektor Sabak Auh Dukung Program Ketahanan Pangan Melalui Pemantauan Lahan Jagung Pipil
Kepolisian Sektor (Polsek) Sabak Auh terus memberikan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah dengan melakukan pemantauan secara rutin terhadap lahan pertanian jagung pipil. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari implementasi Asta Cita dan bertujuan untuk memastikan perkembangan tanaman berjalan sesuai target yang ditentukan.
Pemantauan Langsung Oleh Kapolsek
Pada Sabtu (20/6/2026), Kapolsek Sabak Auh, IPDA Masri Nalzon, S.E., memimpin langsung kegiatan pemantauan lahan di wilayah Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Riau. Pemantauan dilakukan pada lahan pertanian jagung pipil seluas kurang lebih 1 hektare milik UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh. Personel Bhabinkamtibmas, Aiptu Syarif Adli, S.H., turut terlibat dalam kegiatan ini untuk memastikan kondisi tanaman yang sedang tumbuh.
Petunjuk dari Kondisi Lapangan
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung pipil telah tumbuh selama kurang lebih 90 hari dengan menggunakan sistem tanam semai lubang tanam. Meskipun pertumbuhan tanaman secara umum dinilai baik, namun masih terdapat ketidakteraturan pada sebagian area akibat kontur tanah mineral berpasir yang memengaruhi keseragaman pertumbuhan tanaman.
Kapolsek Sabak Auh, IPDA Masri Nalzon, S.E., menegaskan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Polsek Sabak Auh terus berupaya untuk terlibat secara aktif dalam program strategis pemerintah, termasuk dalam sektor ketahanan pangan. Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkala, diharapkan tanaman jagung bisa tumbuh dengan optimal dan kendala di lapangan dapat segera diatasi.
Secara keseluruhan, kondisi lahan pertanian jagung pipil dinilai masih baik dan berpotensi menghasilkan panen yang maksimal jika perawatan terus dilakukan secara konsisten. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan kelompok tani diharapkan dapat terus terjaga untuk mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

