Peringatan HUT ke-75 IBI di Kabupaten Indragiri Hilir
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Kabupaten Indragiri Hilir berlangsung meriah di Lapangan Gajah Mada, Tembilahan. Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Indragiri Hilir, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan ratusan bidan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Meneguhkan Komitmen untuk Kemanusiaan
Peringatan HUT ke-75 IBI kali ini mengangkat tema “One Million More Midwives” dengan semangat Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan. Tema ini mencerminkan komitmen IBI dalam memperkuat peran bidan dalam pelayanan kesehatan yang berpusat pada perempuan, bayi, anak, dan keluarga, serta mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045. Rangkaian kegiatan di Kabupaten Indragiri Hilir juga termasuk pengukuhan Pengurus Cabang IBI Kabupaten Indragiri Hilir masa bakti 2023–2028, pemotongan tumpeng, dan pameran stan dari pengurus IBI kecamatan dan ranting se-Kabupaten Indragiri Hilir.
Usai prosesi pengukuhan, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua PC IBI Kabupaten Indragiri Hilir, sebagai bentuk syukur atas perjalanan panjang organisasi yang kini memasuki usia ke-75 tahun.
Panggilan untuk Meningkatkan Profesionalisme
Ketua PC IBI Kabupaten Indragiri Hilir, Salmariantity, menyatakan bahwa tema HUT ke-75 IBI bukan hanya sekadar slogan, melainkan panggilan untuk terus mengabdi demi kemanusiaan dengan penuh empati, kasih sayang, dan kompetensi yang tinggi. Ia memotivasi seluruh anggota IBI untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan organisasi ini menjadi lebih berkualitas demi kesejahteraan masyarakat.
Menurut Salmariantity, bidan memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, humanis, dan berkesinambungan. Seiring dengan perjalanan panjang IBI selama 75 tahun, ia mengajak seluruh anggota untuk meneruskan warisan dan pengabdian para pendahulu dalam menghadapi tantangan kesehatan masa depan yang semakin kompleks.
Ketua IBI Provinsi Riau, Bd. Karmina Dewi, S.SiT., M.Kes, juga memberikan dukungan kepada seluruh bidan untuk tetap menjunjung tinggi etika profesi, berinovasi dalam pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan berorientasi pada perempuan, bayi, serta keluarga. Ia menekankan bahwa bidan memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung program pembangunan kesehatan nasional, seperti penurunan angka kematian ibu dan bayi, pencegahan stunting, serta perlindungan hak-hak perempuan dan anak.
Sementara itu, Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, mengucapkan terima kasih kepada seluruh bidan atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama dalam penanganan stunting. Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh para bidan di daerah kepulauan dan perairan, di mana akses pelayanan kesehatan seringkali sulit namun sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat.

