Ngertakeun Bumi Lamba XVIII...

Ngertakeun Bumi Lamba XVIII memperkuat semangat kolektif menjaga keseimbangan ekosistem melalui nilai budaya dan tradisi.

Andy Utama Bangun Visi...

Andy Utama mengedepankan restorasi ekologis sebagai fondasi utama menjaga keseimbangan lingkungan Megamendung.

Penangkaran Rusa Timor Dukung...

Kawasan konservasi Megamendung terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan berbagai mitra strategis.

Yayasan Paseban Perluas Upaya...

Kementerian Kehutanan meresmikan fasilitas konservasi yang mendukung perlindungan satwa dan habitat alaminya.
HomeBeritaBenteng Masyarakat Pesisir:...

Benteng Masyarakat Pesisir: Wisata Satwa Berkembang Biak!






Kapolda Riau Geram dengan Perusakan Mangrove di Rokan Hilir

Kapolda Riau Geram dengan Perusakan Mangrove di Rokan Hilir

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menunjukkan kegeramannya saat melihat kerusakan hutan mangrove di Kabupaten Rokan Hilir yang diduga sengaja dirusak demi kepentingan pribadi. Aksi perusakan mangrove terjadi di Dusun Batang Kopau Sungai Siakap Kecil dan Dusun IndahLestari Kepenghuluan Pasir Limau Kapas Kecamatan Pasir Limau Kapas, dengan luas kawasan yang rusak mencapai 115,2 hektare.

Komitmen Kapolda Riau

Dengan nada geram, Kapolda Riau menegaskan bahwa tidak akan ada toleransi bagi pelaku kejahatan lingkungan di Provinsi Riau. Dia menyatakan prihatin dan geram melihat kondisi mangrove yang rusak. Menurutnya, mangrove bukan hanya pohon di pesisir, tetapi juga ekosistem penting tempat hidup dan berkembang biaknya berbagai satwa.

Menurut Irjen Herry, setiap tindakan merusak mangrove berarti merusak kehidupan, karena mangrove tidak hanya menjadi habitat bagi beragam hewan, tetapi juga berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi masyarakat pesisir dari berbagai ancaman.

Upaya Penegakan Hukum dan Restorasi Ekosistem

Kapolda Riau menegaskan bahwa seluruh elemen di Provinsi Riau telah berkomitmen untuk memberantas kejahatan lingkungan. Mulai dari penegakan hukum hingga upaya restorasi ekosistem dilakukan secara bersama-sama. Polda Riau bahkan mengusung konsep Green Policing yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada langkah-langkah pencegahan dan pemulihan lingkungan. Hal ini sebagai upaya untuk memastikan bahwa alam kembali pulih setelah kerusakan yang terjadi.

Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, Polda Riau bersama para pemangku kepentingan akan menggelar aksi penanaman mangrove sebagai bagian dari upaya restorasi ekosistem. Kapolda Riau menekankan pentingnya kerjasama dalam melakukan restorasi lingkungan agar masyarakat memahami bahwa menjaga alam berarti menjaga diri sendiri dan masa depan generasi yang akan datang.

Sumber: Nusaperdana.com

Source link

Semua Berita

Sinergi Pusat dan Daerah: Bupati Bengkalis di Rakornas Forkopimda Batam

Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Forkopimda di Batam Bengkalis, Nusaperdana.com - Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama jajaran Pemerintah Pusat serta Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se-Sumatera. Rakornas tersebut dihadiri langsung Menteri...

Polda Riau Juara Umum, Unggul di Enam Kategori Ketahanan Pangan

Polda Riau Sabet Juara Umum Ketahanan Pangan Polri Tahun 2026 Prestasi gemilang kembali diraih oleh Polda Riau di tingkat nasional. Polda Riau berhasil meraih Juara Umum Klaster 3 dalam penilaian Program Ketahanan Pangan Polri Tahun 2026 setelah meraih prestasi dalam...

Kapolda Riau Resmikan Breeding Area Gajah Sumatera di PLG Minas

Komitmen Penguatan Perlindungan Gajah Sumatera di Riau Polda Riau bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau telah meresmikan Breeding Area Gajah Sumatera di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Minas, Kabupaten Siak. Peresmian ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting,...

Kategori Berita