Ngertakeun Bumi Lamba XVIII...

Ngertakeun Bumi Lamba XVIII memperkuat semangat kolektif menjaga keseimbangan ekosistem melalui nilai budaya dan tradisi.

Andy Utama Bangun Visi...

Andy Utama mengedepankan restorasi ekologis sebagai fondasi utama menjaga keseimbangan lingkungan Megamendung.

Penangkaran Rusa Timor Dukung...

Kawasan konservasi Megamendung terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan berbagai mitra strategis.

Yayasan Paseban Perluas Upaya...

Kementerian Kehutanan meresmikan fasilitas konservasi yang mendukung perlindungan satwa dan habitat alaminya.
HomeGaya HidupSajian Kuliner Nusantara:...

Sajian Kuliner Nusantara: Kisah Panjang di Atas Rakit Bambu

Tugu Hotels & Restaurants Daur Ulang Tradisi Melalui Sajian di Atas Rakit Bambu

Pengalaman kuliner tak selalu sebatas rasa yang disajikan di atas piring. Terkadang, ada kisah panjang dari setiap hidangan yang menggugah selera. Sepotong bambu yang diubah menjadi rakit kini bukan hanya sebagai alat transportasi, namun juga menjadi simbolisasi dari perpaduan budaya, tradisi, dan cita rasa Nusantara.

Sajian Tematik “Nenek Moyangku Seorang Pelaut”

Agustus ini, Tugu Hotels & Restaurants menghadirkan sesuatu yang lebih dari sekadar santapan lezat. Melalui konsep “Nenek Moyangku Seorang Pelaut,” hidangan disusun rapi di atas rakit bambu sebagai representasi dari jalur perdagangan dan pertemuan budaya di Indonesia.

Di atas rakit tersebut, terhampar berbagai macam hidangan khas Nusantara lengkap dengan bendera Merah Putih yang berkibar gagah. Hal ini bukan hanya sekadar presentasi visual, tetapi juga sebagai pengingat akan sejarah perdagangan maritim yang menghubungkan ribuan pulau di Indonesia.

Hidangan Menyiratkan Cerita dari Berbagai Daerah

Salah satu hidangan yang menarik perhatian adalah Nasi Kecombrang yang disajikan dalam wadah bambu memanjang layaknya perahu pengangkut barang. Taburan bunga kecombrang yang memikat dan aroma daun kemangi segar menjadi daya tarik tersendiri dari hidangan ini. Setiap suapan terasa seperti mengajak kita berkelana dari satu daerah ke daerah lainnya.

Dengan menggabungkan tradisi, sejarah, dan cita rasa, Tugu Hotels & Restaurants berhasil menciptakan pengalaman kuliner yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memperkaya pengetahuan akan warisan kuliner nenek moyang kita. Daur ulang tradisi melalui sajian di atas rakit bambu menjadi sebuah pengalaman yang tak terlupakan.

Source link

Semua Berita

Mad Doctor War God: Kisah Warisan Misterius yang Membawa Perubahan

Mad Doctor War God: Kisah Warisan Misterius yang Mengubah Hidup Pemuda miskin dengan kehidupan biasa mendadak mengalami perubahan tak terduga dalam "Mad Doctor War God". Cerita menarik ini dihadirkan dalam format short drama yang praktis dan mudah diakses melalui aplikasi...

Itu Hak Anak, Bukan Mantan: Mengapa Perlindungan Anak Harus Diprioritaskan

Ruben Onsu Minta Audit Nafkah Anak Rp263 Juta per Bulan Ruben Onsu membuat pernyataan mengejutkan terkait nafkah anak pasca-perceraian dengan Sarwendah. Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menegaskan perlunya audit transparan terhadap uang ratusan juta rupiah yang disetorkan setiap bulan untuk...

Koko Gembul: Sukses Sebagai Food Vlogger di TikTok

Koko Gembul: Sukses Berkat Konten Kuliner di Media Sosial Kisah perjalanan Chiho atau lebih dikenal dengan Koko Gembul di dunia kreator konten membuktikan bahwa terkadang kesuksesan datang secara tak terduga. Meskipun tidak pernah bermimpi untuk menjadi seorang food vlogger, Koko...

Kategori Berita