Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeGaya HidupSambutan HUT RI...

Sambutan HUT RI ke-81: Koleksi Nusantara Bungo Ameh dari Sumbar

Jelajahi Kebudayaan Sumatera Barat dengan Koleksi Terbaru dari SASKARA

SASKARA Hadirkan Bungo Ameh untuk Memperingati HUT ke-81 RI

Menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, brand lokal SASKARA kembali menghadirkan koleksi terbarunya yang memukau, yaitu Bungo Ameh. Nama ini berasal dari bahasa Minang yang berarti “Bunga Emas,” mencerminkan keindahan serta kemuliaan kebudayaan Ranah Minang dari Sumatera Barat.

Desain koleksi Bungo Ameh dibuat oleh Andya Kartika, konseptor sekaligus desainer SASKARA. Ia terinspirasi oleh Mahkota Suntiang dan motif kain Songket khas daerah tersebut. Kedua elemen ini digabungkan untuk menciptakan koleksi yang tak hanya indah secara visual, tetapi juga sarat akan makna budaya.

Sentuhan Tradisional dalam Perlengkapan Ibadah yang Modern

Ornamen bunga berkilauan dari mahkota suntiang dan motif songket yang kaya akan makna dihadirkan dalam koleksi Bungo Ameh, baik untuk perlengkapan ibadah pria maupun wanita. Seni tenun khas Sumatera Barat ini turut memperkaya nilai estetika perlengkapan ibadah dengan nuansa tradisional yang kental.

Koleksi ini juga menggambarkan falsafah hidup masyarakat Minangkabau, “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” yang menekankan harmoni antara adat istiadat lokal dan ajaran Islam. Dalam setiap produknya, SASKARA berusaha menyatukan nilai-nilai ini sebagai bentuk penghormatan dan dedikasi kepada Sang Khalik.

Bungo Ameh hadir dalam enam pilihan warna yang memikat, dengan berbagai produk seperti mukena, sajadah, hijab, dan sarung. Bahan satin silk yang digunakan untuk mukena memberikan sentuhan kemewahan dan kenyamanan bagi penggunanya. Setiap produk didesain dengan ukuran yang kompak untuk kemudahan saat dibawa bepergian.

Sejak berdiri pada tahun 2018, SASKARA telah konsisten dalam mengangkat kekayaan budaya dan keindahan alam Nusantara melalui koleksi-koleksi bertema regional. Bungo Ameh adalah salah satu contoh nyata dari komitmen brand ini dalam mengangkat dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat luas.

Source link

Semua Berita

4 Kebiasaan Sebelum Tidur yang Harus Diubah untuk Kesehatan Pembuluh Darah

4 Kebiasaan Sebelum Tidur yang Bisa Merusak Pembuluh Darah, Apa Saja? 4 Kebiasaan Sebelum Tidur yang Bisa Merusak Pembuluh Darah, Apa Saja? Kualitas tidur malam idealnya menjadi waktu bagi tubuh untuk beristirahat dan memulihkan diri. Namun, beberapa kebiasaan malam hari yang...

One Health: Penguatan Deteksi Dini Risiko Kesehatan

Sampurna, Orangutan Korban Asap Karhutla di Ketapang: Peringatan Penting bagi Kesehatan Lingkungan Keberadaan Sampurna, seekor orangutan jantan dewasa yang menjadi korban asap karhutla di Ketapang, Kalimantan Barat, memberikan peringatan penting bahwa dampak kebakaran hutan dan lahan tidak hanya dirasakan oleh...

Kemenkes: 1 dari 7 Orang di Dunia Alami Gangguan Jiwa

Wakil Menteri Kesehatan Soroti Rendahnya Perhatian Terhadap Kesehatan Mental Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, menyoroti masih minimnya perhatian terhadap kesehatan mental di masyarakat. Dante menekankan bahwa masalah kejiwaan sering kali terlupakan karena tidak selalu terlihat secara fisik. Pentingnya Kesehatan Mental Dante...

Kategori Berita