Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeBeritaAnggaran Rp 5,3...

Anggaran Rp 5,3 Triliun untuk Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif di IKN

Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Mendapat Dana Rp 5,3 Triliun dari OIKN

Penajam Paser Utara – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono mengumumkan alokasi dana sebesar Rp 5,3 triliun dari pagu indikatif OIKN sebesar Rp 6,7 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Dana tersebut akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif.

Alokasi Dana dan Rencana Pembangunan Infrastruktur

Basuki menjelaskan bahwa anggaran tersebut akan digunakan sejalan dengan target penyelesaian sejumlah infrastruktur utama IKN pada tahun 2027. Dana tersebut tidak hanya untuk pembangunan fisik baru, tapi juga mencakup kebutuhan pengelolaan dan pemeliharaan aset yang telah terbangun.

Progres pembangunan kawasan yudikatif ditargetkan mencapai 40 persen hingga akhir tahun ini. Saat ini, beberapa paket pembangunan seperti pembangunan Mahkamah Agung, Komisi Yudisial, dan Masjid Kawasan sudah mencapai progres tertentu.

Rencana Pembangunan Lainnya

Sementara itu, pembangunan fisik di kawasan legislatif yang mencakup Gedung DPR, MPR, DPD, dan Gedung Sidang Paripurna juga ditargetkan rampung pada Desember 2027. Nilai kontrak keseluruhan lima paket pekerjaan kawasan legislatif mencapai Rp 8,24 triliun.

Rencananya, pembangunan Gedung DPD senilai Rp 1,48 triliun telah mencapai progres 9,404 persen, serta Gedung MPR senilai Rp 1,70 triliun dengan progres 10,559 persen. “Insyaallah 23 Desember 2027 sudah selesai,” ujar Alfrits Steeve Willy Makalew, Pejabat Pembuat Komitmen E.3 Satker Pembangunan Infrastruktur OIKN.

Source link

Semua Berita

17 Penerbangan Batal Akibat Kabut Asap, Bandara Supadio Kembali Normal

Bandara Supadio Kembali Normal Setelah Karhutla Sabtu, 5 September 2026 - 10:45 WIB Bandara Supadio Kembali Normal Pasca Gangguan Karhutla Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat, akhirnya mulai kembali normal setelah sebelumnya terganggu oleh kabut asap akibat kebakaran...

Ancaman Pandemi Baru: Uji Skenario Vaksin 100 Hari

Indonesia Siap Hadapi Potensi Pandemi Baru dengan Strategi Vaksin dalam 100 Hari Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan strategi untuk menghadapi kemungkinan munculnya pandemi baru di masa depan. Fokus utamanya adalah mempercepat pengembangan vaksin agar dapat diproduksi dalam skala besar hanya dalam...

Gus Alex Bongkar Suap Anggota Panja DPR Rp1.500!

Geger: Gus Alex Ungkap Beri 24 Anggota Panja DPR 1.500 Riyal per Orang karena Diminta Uang Oleh-Oleh Persidangan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024 semakin memanas dengan pengungkapan fakta mengejutkan. Terdakwa Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex mengungkap bahwa...

Kategori Berita