Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeBeritaIming-iming Gaji Besar:...

Iming-iming Gaji Besar: Fakta dan Tips Agar Sukses

Sufmi Dasco Ahmad Ungkap Informasi Tentang WNI yang Direkrut Rusia untuk Bertempur di Ukraina

Pada hari Selasa, 1 September 2026, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, angkat bicara mengenai informasi yang menyebar dari Badan Intelijen Luar Negeri Ukraina. Menurut informasi tersebut, delapan Warga Negara Indonesia (WNI) telah direkrut oleh Rusia untuk bergabung dalam angkatan bersenjata negara tersebut dan bertempur dalam perang yang terjadi di Ukraina.

Perekrutan WNI oleh Rusia

Dasco mengungkapkan bahwa perekrutan tentara tersebut sebenarnya dilakukan oleh negara ketiga, yang memberikan kesan bahwa rekrutmen tersebut adalah lowongan untuk satuan pengamanan. Para WNI ini disuguhi dengan iming-iming gaji besar sehingga tertarik untuk mendaftar dalam lowongan tersebut.

Koordinasi Otoritas Intelijen

Saat ini, otoritas intelijen sudah melakukan koordinasi untuk menangani masalah ini. Mereka telah mengirimkan utusan sebagai langkah antisipasi terhadap rekrutmen WNI oleh Rusia. Selain itu, Kementerian Luar Negeri juga terlibat dalam penanganan kasus ini.

Pada publikasi sebelumnya, Badan Intelijen Luar Negeri Ukraina menyebutkan bahwa rekrutmen terhadap WNI oleh Rusia merupakan upaya Kremlin untuk memperkuat pasukannya. Hal ini juga dimanfaatkan sebagai bahan propaganda untuk menunjukkan dukungan bagi Rusia dalam konflik Ukraina.

Alasan di balik peningkatan perekrutan warga asing oleh Rusia adalah kurangnya minat warga negara Rusia untuk bergabung dengan militer. Faktor ketidakpuasan masyarakat terhadap kondisi sosial dan ekonomi di Rusia juga turut memengaruhi peningkatan rekrutmen ini.

Dengan adanya informasi ini, diharapkan langkah-langkah lebih lanjut dapat diambil untuk melindungi kepentingan dan keamanan WNI serta menjaga kedaulatan negara Indonesia di kancah internasional.

Source link

Semua Berita

17 Penerbangan Batal Akibat Kabut Asap, Bandara Supadio Kembali Normal

Bandara Supadio Kembali Normal Setelah Karhutla Sabtu, 5 September 2026 - 10:45 WIB Bandara Supadio Kembali Normal Pasca Gangguan Karhutla Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat, akhirnya mulai kembali normal setelah sebelumnya terganggu oleh kabut asap akibat kebakaran...

Ancaman Pandemi Baru: Uji Skenario Vaksin 100 Hari

Indonesia Siap Hadapi Potensi Pandemi Baru dengan Strategi Vaksin dalam 100 Hari Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan strategi untuk menghadapi kemungkinan munculnya pandemi baru di masa depan. Fokus utamanya adalah mempercepat pengembangan vaksin agar dapat diproduksi dalam skala besar hanya dalam...

Gus Alex Bongkar Suap Anggota Panja DPR Rp1.500!

Geger: Gus Alex Ungkap Beri 24 Anggota Panja DPR 1.500 Riyal per Orang karena Diminta Uang Oleh-Oleh Persidangan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024 semakin memanas dengan pengungkapan fakta mengejutkan. Terdakwa Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex mengungkap bahwa...

Kategori Berita