Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBeritaAbu Vulkanik Tak...

Abu Vulkanik Tak Terdeteksi: Dampak di Bandara Soekarno-Hatta

BMKG: Tidak Ada Partikel Abu Vulkanik Terdeteksi di 4 Bandara Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Pada Senin, 7 September 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa hasil pengamatan menunjukkan tidak ada partikel abu vulkanik terdeteksi di 4 bandara yang terpengaruh oleh erupsi Gunung Anak Krakatau.

Hasil Paper Test BMKG

Keempat bandara yang dimaksud adalah Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Budiarto di Banten, Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, serta Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Jawa Barat. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyampaikan bahwa hasil tersebut didapatkan melalui paper test, yang merupakan uji deteksi abu vulkanik menggunakan selembar kertas khusus di area bandara.

Bahkan di Bandara Soekarno-Hatta, paper test telah menunjukkan hasil negatif selama 4 kali berturut-turut. Artinya, tidak ditemukan lagi debu vulkanik di bandara internasional yang melayani penerbangan dari dan menuju Jakarta tersebut.

Situasi Bandara Terkait

Teuku menjelaskan bahwa hasil pemantauan ini akan terus dikomunikasikan dengan otoritas terkait, termasuk Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) di Darwin, Australia, untuk memastikan peringatan dini bagi keselamatan penerbangan atau Significant Meteorological Information (SIGMET) segera dipulihkan. Hasil paper test tersebut akan menjadi rujukan bagi Kementerian Perhubungan dan otoritas bandara untuk mempertimbangkan pembukaan operasional secara bertahap di keempat bandara tersebut.

Meski hasil paper test di Bandara Soekarno-Hatta sudah menunjukkan hasil negatif, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin tergesa-gesa membuka kembali operasional bandara tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan kondisi penerbangan benar-benar aman.

Dudy juga menyoroti risiko perubahan arah angin yang dapat membawa kembali partikel abu vulkanik ke bandara, sehingga pemerintah ingin memastikan kondisi sebelum membuka kembali Bandara Soekarno-Hatta dan bandara lain di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Pemerintah telah memutuskan untuk mengoperasikan kembali salah satu dari delapan bandara yang sebelumnya ditutup pascaerupsi Gunung Anak Krakatau, yakni Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatera Selatan, setelah dipastikan bebas dari dampak abu vulkanik.

Source link

Semua Berita

Cerita Korban Investasi Emas, Rugi Miliaran Seret JC dan KL

Sebanyak 86 orang melaporkan dugaan penipuan investasi emas dan perak yang menyeret PT Divine Gems and Jewellery ke Bareskrim Polri pada Jumat (9/10/2026). Para pelapor memperkirakan total kerugian dalam perkara tersebut mencapai Rp25 miliar. Dalam laporan itu, tiga influencer...

Kronologi Rumah Dinas TNI Jadi Markas Judol, KSAD Buka Suara

Rumah dinas TNI AD di Kompleks KPAD Cijantung, Jakarta Timur, digerebek setelah warga mencurigai aktivitas di dalamnya. Dari lokasi tersebut, Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya mengamankan 11 warga sipil dan menyita 32 unit komputer yang diduga digunakan untuk operasional...

CCTV Ungkap Istri Polisi di Surabaya Diduga Ambil Rp4,5 Juta

Rekaman CCTV penarikan uang senilai Rp4,5 juta mengubah arah laporan dugaan pencurian kartu ATM di Surabaya. A (23), yang semula menaruh curiga kepada temannya, RDS, kini melaporkan YCAF (32) setelah sosok dalam rekaman disebut memiliki ciri yang identik dengan...

Kategori Berita