Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, membantah anggapan bahwa pertemuannya dengan Sunan Kalijaga dan Jhon LBF berkaitan dengan upaya mendekati pihak Ruben Onsu. Ia menegaskan, pertemuan tersebut tidak dilandasi kepentingan untuk meminta arahan maupun mengambil posisi dalam konflik yang dikaitkan dengan Ruben dan Sarwendah.
Chris Sebut Pertemuan Berlangsung karena Pertemanan
Chris menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Sunan Kalijaga berlangsung dalam konteks hubungan personal. Menurut dia, Sunan bukan sosok yang baru dikenalnya. Keduanya telah berteman selama belasan tahun.
Karena itu, Chris meminta publik tidak menarik kesimpulan yang berbeda dari fakta mengenai pertemuan tersebut. Ia menilai pertemuan antara dirinya, Sunan, dan Jhon LBF tidak seharusnya langsung dikaitkan dengan persoalan yang melibatkan Ruben Onsu dan Sarwendah.
“Jadi jangan lagi kita bikin narasi-narasi yang tidak sesuai fakta,” ujar Chris di hadapan awak media, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Minggu (20/9/2026).
Bantah Minta Arahan hingga Merapat ke Ruben
Pernyataan itu disampaikan Chris untuk meluruskan narasi yang berkembang setelah pertemuannya dengan Sunan Kalijaga dan Jhon LBF. Sebagai kuasa hukum Sarwendah, ia disebut-sebut menemui Sunan untuk meminta arahan terkait konflik yang dikaitkan dengan kliennya dan Ruben.
Chris membantah anggapan tersebut. Ia juga menolak narasi yang menyebut dirinya mulai merapat kepada pihak Ruben Onsu. Menurutnya, pertemuan itu tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya perubahan sikap atau langkah hukum tertentu dari pihak Sarwendah.
Chris tidak menjelaskan adanya pembahasan khusus mengenai konflik Ruben dan Sarwendah dalam pertemuan tersebut. Ia hanya menekankan bahwa kedekatannya dengan Sunan merupakan hubungan pertemanan yang telah terjalin lama. Penegasan itu sekaligus menjadi bantahan terhadap pemaknaan pertemuan tersebut sebagai bagian dari dinamika konflik kedua pihak.
Dengan klarifikasi tersebut, Chris meminta narasi mengenai pertemuannya disampaikan sesuai fakta yang ia terangkan. Ia tetap menempatkan pertemuan bersama Sunan Kalijaga dan Jhon LBF sebagai pertemuan yang berlangsung dalam lingkup pertemanan, bukan sebagai upaya mencari arahan atau mendekati pihak tertentu dalam persoalan Ruben dan Sarwendah.

