Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBeritaPemeran A Day...

Pemeran A Day in My Life Ungkap Alasan Buat Puluhan Video Porno Gay

Polisi mengungkap alasan ekonomi di balik pembuatan dan penjualan konten asusila sesama jenis bertajuk A Day in My Life yang menyeret dua pria di Kabupaten Bogor. Kedua tersangka disebut memproduksi video tersebut untuk memperoleh uang dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Konten dijual untuk mendapatkan keuntungan

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor Ajun Komisaris Polisi Anggi Eko Prasetyo mengatakan, video yang dibuat kedua tersangka tidak hanya untuk konsumsi pribadi. Konten itu sengaja diperjualbelikan agar menghasilkan pendapatan.

“Motif untuk terkait pembuatan video itu adalah motif ekonomi. Mereka diperjualbelikan kontennya tersebut,” kata Anggi, dikutip Selasa, 22 September 2026.

Berdasarkan pemeriksaan polisi, kedua pria tersebut telah membuat puluhan video pornografi sesama jenis. Dari penjualan konten itu, mereka memperoleh uang sekitar Rp19 juta.

Anggi menyebut keterangan sementara menunjukkan uang tersebut dipakai untuk membiayai kebutuhan hidup. “(Uangnya untuk kebutuhan) Sehari-hari,” ujar dia.

Kedua tersangka sempat menganggur

Polisi juga menemukan fakta mengenai kondisi pekerjaan kedua tersangka sebelum kasus tersebut terungkap. Anggi mengatakan, keduanya tidak memiliki pekerjaan selama beberapa bulan terakhir.

Meski begitu, kedua tersangka bukan orang yang sama sekali tidak pernah bekerja. Polisi menyebut mereka sebelumnya pernah berstatus sebagai karyawan swasta.

“Kalau untuk beberapa bulan ini mereka nganggur. Namun sebelumnya mereka pernah bekerja sebagai karyawan swasta,” kata Anggi.

Informasi mengenai motif ekonomi itu disampaikan setelah polisi menetapkan keduanya sebagai tersangka dalam perkara pembuatan dan distribusi konten asusila tersebut. Keduanya kini telah ditahan.

Polres Bogor masih mendalami aktivitas produksi serta penyebaran video A Day in My Life. Penyelidikan itu mencakup cara konten dibuat dan diperjualbelikan, sekaligus pihak-pihak yang mengakses konten tersebut.

Dengan proses pendalaman yang masih berlangsung, polisi belum menyampaikan secara rinci identitas para pengakses maupun keseluruhan jalur distribusi video. Keterangan yang telah diungkap sejauh ini menyebutkan bahwa penjualan puluhan video tersebut menghasilkan sekitar Rp19 juta bagi kedua tersangka.

Source link

Semua Berita

KPK Diam-diam Tetapkan 8 Tersangka Korupsi Jalan Sumut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatra Utara. Penetapan itu dilakukan pada September 2026, tetapi lembaga antirasuah belum mengungkap identitas para tersangka kepada publik. Juru Bicara KPK Budi...

Biaya Haji 2027 Rp98,4 Juta, Jemaah Bayar Rp54,6 Juta

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 Hijriah atau 2027 Masehi ditetapkan rata-rata sebesar Rp98.466.351,35 per jemaah. Namun, jemaah tidak menanggung seluruh biaya tersebut secara langsung karena sebagian pembiayaan berasal dari nilai manfaat pengelolaan keuangan haji. Kesepakatan itu diambil dalam rapat...

**5 Perwira Marinir Terpilih Pimpin Satuan Baru Bentukan Prabowo**

Lima perwira Korps Marinir TNI Angkatan Laut ditunjuk untuk memimpin lima satuan baru yang dibentuk setelah Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan TNI dalam upacara HUT ke-81 TNI. Penunjukan itu mencakup satu Brigade Infanteri Marinir dan empat Batalyon Infanteri...

Kategori Berita