Menampilkan kehidupan keluarga di media sosial tidak selalu berarti membuka seluruh identitas anak kepada publik. Sejumlah artis memilih menyembunyikan wajah buah hati mereka sebagai bentuk perlindungan terhadap privasi dan kenyamanan anak, termasuk dari komentar negatif serta dampak jejak digital pada masa tumbuh kembangnya.
Sikap tersebut juga diterapkan oleh pasangan selebritas yang tetap membagikan momen keluarga, tetapi tidak memperlihatkan wajah anak secara terbuka. Di antara mereka adalah Alyssa Daguise dan Al Ghazali serta Raisa Andriana dan Hamish Daud.
Alyssa Daguise dan Al Ghazali
Alyssa Daguise dan Al Ghazali dikenal konsisten menjaga privasi putri mereka, Baby Soso. Sejak kelahirannya, keduanya tidak menampilkan wajah sang anak secara terbuka melalui akun media sosial mereka.
Namun, upaya tersebut sempat menghadapi kendala ketika wajah Baby Soso tanpa sengaja terlihat dalam sebuah vlog Maia Estianty. Video itu kemudian dihapus. Meski demikian, potongan tayangan yang menampilkan wajah putri Alyssa dan Al Ghazali telah lebih dulu beredar di media sosial.
Situasi tersebut membuat Alyssa meminta bantuan warganet. Ia meminta agar pengguna media sosial memberi tahu dirinya jika kembali menemukan konten yang menyebarkan wajah putrinya. Permintaan itu disampaikan karena pasangan tersebut memang berupaya menjaga agar identitas visual Baby Soso tidak menjadi konsumsi publik.
Kejadian itu memperlihatkan tantangan yang dihadapi keluarga selebritas ketika momen pribadi tersebar di ruang digital. Sekalipun sebuah unggahan telah dihapus, salinan atau potongan videonya masih dapat beredar melalui akun lain.
Raisa Andriana dan Hamish Daud
Raisa Andriana dan Hamish Daud juga termasuk pasangan yang memilih menjaga wajah anak mereka dari sorotan publik. Keduanya merahasiakan wajah putri mereka, Zalina Raine Wyllie, dalam berbagai momen yang dibagikan kepada publik.
Pilihan tersebut menempatkan privasi anak sebagai pertimbangan utama dalam penggunaan media sosial keluarga. Raisa dan Hamish tetap dikenal sebagai pasangan yang membatasi informasi visual mengenai putri mereka, sehingga wajah Zalina tidak diperlihatkan secara terbuka kepada publik.
Keputusan para pasangan tersebut menjadi bagian dari pilihan masing-masing keluarga dalam mengelola kehidupan pribadi di tengah perhatian publik. Bagi mereka, membagikan kabar atau momen keluarga tidak harus disertai dengan membuka seluruh identitas anak, terutama wajahnya, kepada pengguna media sosial.

