Rotasi kepemimpinan langsung mewarnai tubuh Polri setelah Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri. Salah satu perubahan utama terjadi di Polda Metro Jaya: posisi kapolda kini diisi Irjen Pol Dadang Hartanto, sedangkan jabatan wakapolda dipercayakan kepada Brigjen Pol Adex Yudi Setiawan.
Perubahan di Polda Metro Jaya
Dadang Hartanto menggantikan Komjen Pol Asep Edi Suheri sebagai Kapolda Metro Jaya. Dadang sebelumnya memimpin Polda Maluku, sehingga penempatan di Jakarta menjadi perpindahan dari jabatan kepala kepolisian daerah lain ke salah satu posisi kewilayahan strategis Polri.
Sementara itu, Adex Yudi Setiawan ditunjuk sebagai Wakapolda Metro Jaya. Sebelum mendapat penugasan tersebut, Adex menjabat Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.
Perubahan pada posisi wakapolda juga berkaitan dengan rotasi pejabat lain. Irjen Pol Dekananto Eko Purwono yang sebelumnya menduduki jabatan Wakapolda Metro Jaya mendapat tugas baru sebagai Kapolda Jawa Timur.
Dekananto akan menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto. Setelah tidak lagi menjabat Kapolda Jawa Timur, Nanang memperoleh penugasan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama TK.I Lemdiklat Polri.
Mutasi dituangkan dalam telegram Kapolri
Rangkaian pergantian tersebut tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Pada tanggal yang sama, Mabes Polri menggelar serah terima jabatan Kapolri dari Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kepada Suyudi.
Dalam perubahan lain yang tercantum dalam telegram itu, Asep Edi Suheri mendapat jabatan baru sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Posisi tersebut sebelumnya dipegang Komjen Pol Wahyu Widada.
Wahyu Widada kemudian dimutasi sebagai Pati Itwasum Polri untuk penugasan pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Mutasi ini menjadi bagian dari rotasi dan promosi perwira yang dilakukan setelah pergantian pucuk pimpinan Polri. Dengan susunan baru tersebut, komando Polda Metro Jaya berada di bawah Dadang Hartanto sebagai kapolda dan Adex Yudi Setiawan sebagai wakapolda.

