Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeBeritaUNHCR: Tanggung Jawab...

UNHCR: Tanggung Jawab Lembaga untuk Menangani Masalah Pengungsi

Senin, 18 Desember 2023 – 11:34 WIB

Aceh – Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla merespons kedatangan pengungsi Rohingya ke Aceh secara bergelombang sejak pertengahan November lalu. Menurutnya, Indonesia bisa saja menerima mereka sementara atas dasar kemanusiaan.

Menurutnya, masyarakat Indonesia memiliki landasan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yaitu, sila kedua disebutkan kemanusiaan yang adil dan beradab. Selain itu ia juga menyinggung peran lembaga PBB yang mengurusi masalah pengungsi seperti UNHCR.

“Kita adil dan bermartabat, kalau di Eropa pengungsi itu diterima jutaan, masak kita ribuan tidak bisa menerimanya,” kata Jusuf Kalla usai mengukuhkan Wali Nanggroe Aceh di Kantor DPR Aceh, dikutip Senin, 28 Desember 2023.

Untuk itu ia meminta agar UNHCR juga bertanggung jawab terhadap kedatangan ribuan pengungsi Rohingya di Aceh.

“Ini tanggung jawab lembaga internasional, seperti UNHCR,” katanya.

Ia juga meminta kepada pengungsi Rohingya mendarat di Aceh untuk menghargai adat istiadat dan norma yang ada.

Apalagi, kata dia Indonesia dulu juga pernah menampung 250 ribu pengungsi asal Vietnam. Namun, atas ketersediaan terhadap kemanusiaan Indonesia sangat dihormati.

“Namun, tentu mereka (Rohingya) juga harus menghormati adat istiadat di Aceh,” katanya.

Diketahui, pengungsi Rohingya di Aceh saat ini sudah mencapai 1.733 orang yang datang secara gelombang ke Aceh. Mereka tersebar di Kabupaten Pidie, Sabang, Lhokseumawe, Banda Aceh dan terakhir di Aceh Timur. Bahkan di antara mereka harus membayar Rp 2,8 juta – Rp14 juta untuk bisa naik kapal berlayar menuju Indonesia.

Semua Berita

17 Penerbangan Batal Akibat Kabut Asap, Bandara Supadio Kembali Normal

Bandara Supadio Kembali Normal Setelah Karhutla Sabtu, 5 September 2026 - 10:45 WIB Bandara Supadio Kembali Normal Pasca Gangguan Karhutla Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat, akhirnya mulai kembali normal setelah sebelumnya terganggu oleh kabut asap akibat kebakaran...

Ancaman Pandemi Baru: Uji Skenario Vaksin 100 Hari

Indonesia Siap Hadapi Potensi Pandemi Baru dengan Strategi Vaksin dalam 100 Hari Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan strategi untuk menghadapi kemungkinan munculnya pandemi baru di masa depan. Fokus utamanya adalah mempercepat pengembangan vaksin agar dapat diproduksi dalam skala besar hanya dalam...

Gus Alex Bongkar Suap Anggota Panja DPR Rp1.500!

Geger: Gus Alex Ungkap Beri 24 Anggota Panja DPR 1.500 Riyal per Orang karena Diminta Uang Oleh-Oleh Persidangan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024 semakin memanas dengan pengungkapan fakta mengejutkan. Terdakwa Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex mengungkap bahwa...

Kategori Berita