Wednesday, January 21, 2026

Mengapa Pasal 433–434 KUHP...

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa wartawan tidak dapat dipidana maupun digugat secara...

Insanul Fahmi: Panggilan Polda...

Insanul Fahmi, seorang pengusaha, akhirnya datang untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan penipuan...

Perlindungan Hukum Wartawan Saat...

Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan pentingnya perlindungan hukum khusus bagi wartawan guna mencegah praktik...

Penolakan PKS Pesantren Al...

Aksi penolakan keberadaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Desa Ridan Permai Kecamatan Bangkinang...
HomeBeritaPemkab Bengkalis Mengikuti...

Pemkab Bengkalis Mengikuti Gebyar Audit Kasus Stunting melalui Tema Riau BERAKSI

Nusaperdana.com, Bathin Solapan – Dalam upaya mewujudkan Kabupaten Bengkalis zero Stunting, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis bersama seluruh Tim lintas sektoral melakukan aksi kolaborasi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bengkalis. Sebagaimana kita ketahui bersama percepatan penurunan stunting ini merupakan salah satu program prioritas Nasional dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045. Melalui Gebyar Audit Kasus Stunting (AKS) dengan tema Riau “BERAKSI” (Bergerak dan Intervensi Kasus Stunting) yang digelar di Kantor Desa Simpang Padang Kecamatan Bathin Solapan, Senin 4 April 2024. Wakil Bupati (Wabup) Bagus Santoso berharap angka stunting di Kabupaten Bengkalis terus menurun. Orang Nomor Dua di Kabupaten Bengkalis ini menegaskan Sebagai Ujung Tombak penanganan stunting, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Bengkalis harus menjalankan tugas serta fungsinya secara maksimal. Kinerja TPPS harus terus ditingkatkan, termasuk TPPS yang ada di Kecamatan maupun TPPS yang ada di Desa dan Kelurahan. “kepada seluruh stakeholder kami tegaskan untuk dapat berkontribusi serta ikut berpartisipasi dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing guna mengatasi masalah stunting ini. Kita harus bergerak cepat, sejak dini susun strategi dan sinergi agar semua lini bergerak cepat dalam penurunan stunting di Negeri Junjungan yang sama-sama kita cibtai ini.” Ungkap Bagus. Mantan Anggota DPRD Provinsi Riau ini pun optimis dengan target capaian penurunan stunting tahun 2024 di Kabupaten Bengkalis mampu mencapai level 2-3 persen. “Alhamdulillah, pada tahun 2023 lalu tingkat capaian prevalensi stunting kita sebesar 8,4 persen , sehingga kita dinobatkan sebagai Kabupaten dengan capaian prevalensi…

Artikel tidak dapat ditulis ulang secara penuh karena keterbatasan karakter.

Semua Berita

Mengapa Pasal 433–434 KUHP Baru Tak Boleh Jadi Alat Bungkam Pers

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa wartawan tidak dapat dipidana maupun digugat secara perdata atas karya jurnalistik yang dibuat sesuai dengan kaidah jurnalistik dan Undang-Undang Pers. Penegasan ini juga mengenai penggunaan pasal-pasal pencemaran nama baik dalam KUHP baru terhadap...

Penolakan PKS Pesantren Al Fauzan: Kritik Berlebihan atau Langkah Diperlukan?

Aksi penolakan keberadaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Desa Ridan Permai Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Provinsi Riau oleh Pesantren Al Fauzan dinilai terlalu berlebihan. Meskipun PKS milik PT Septa Mitra Karya (SMK) terletak 1,5 km lebih jauh dari...

Penegakan Hukum Terhadap Galian Tanah Ilegal di Simpang Kubu Kampar

Aktivitas galian tanah timbunan yang diduga ilegal di belakang Kantor Desa Simpang Kubu, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Riau, menarik perhatian Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Rosa Vivien Ratnawati sebagai Sekretaris KLH menyatakan mereka akan menindaklanjuti informasi tersebut. Menurut Kepala Desa...

Kategori Berita