Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeOtomotifPuluhan Orang Didenda...

Puluhan Orang Didenda Karena Mencuci Mobil

Rabu, 27 Maret 2024 – 16:14 WIB

Bangalore, 27 Maret 2024 – Dalam upaya untuk menjaga sumber daya air yang saat ini sangat terbatas, Dewan Air dan Saluran Pembuangan Bangalore di India telah mengambil tindakan tegas terhadap penyalahgunaan air bersih untuk mencuci mobil.

Hanya dalam tiga hari, mereka telah mendenda 22 pelanggar dengan total 110 ribu rupee atau sekitar Rp20 jutaan. Tindakan keras ini dimulai setelah BWSSB mengeluarkan pengumuman pada tanggal 10 Maret yang menyatakan denda 5.000 rupee (Rp950 ribu) untuk setiap pelanggaran penggunaan air bersih untuk kegiatan non-esensial seperti mencuci mobil, berkebun, dan proyek konstruksi besar.

Ketua BWSSB, V Ram Prasath Manohar menekankan keseriusan krisis air yang dihadapi kota tersebut dan menyoroti pentingnya melestarikan sumber daya air. “Kota ini menghadapi krisis air, dan peraturan kami sejalan dengan itu. Kami mulai menegakkan peraturan pembatasan hanya dari hari Jumat setelah sebelumnya melakukan sosialisasi. Kami telah menindak 22 kasus dan denda langsung dibayarkan di tempat seperti halnya tilang oleh polisi,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif dari laman Cartoq.

Penegakan aturan ini termasuk denda di tempat, mirip dengan tilang yang dikeluarkan oleh polisi, yang langsung ditagih dari pelanggar. Meskipun ada enam kegiatan utama yang diawasi, tahap awal penegakan hukum ini terutama menargetkan pencucian mobil. “Orang-orang menggunakan semprotan dan selang yang terhubung langsung ke keran dan banyak air yang terbuang sia-sia,” tuturnya.

Upaya penegakan hukum ini didasarkan pada inspeksi mendadak dan pengaduan dari penduduk setempat. Pelanggaran terbanyak terkonsentrasi di divisi tenggara, dengan 13 dari 22 kasus dan total denda 65.000 rupee (Rp12 jutaan). Kasus lainnya tersebar di berbagai divisi lain di kota. “Ada 14.000 sumur bor di Bangalore, di mana 6.900 telah kering. Badan air telah dirambah atau mati. Bangalore membutuhkan 2.600 juta liter air per hari. Dari ini, 1.470 juta liter berasal dari Sungai Cauvery dan 650 juta liter dari sumur bor. Kami kekurangan sekitar 500 juta liter,” ungkapnya.

Source link

Semua Berita

Chery Raih 3.500 SPK di GIIAS 2026 – Chery Q Berjaya!

BestCar Indonesia – Chery Indonesia mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil membukukan 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Angka ini meningkat sekitar 62.56% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana pada GIIAS 2025...

Penjualan Geely Group Melonjak di GIIAS 2026: Geely EX2 Paling Dicari

Partisipasi Geely Group dalam GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 berhasil menarik perhatian dengan peningkatan signifikan dalam jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Total 3.033 SPK tercatat selama acara tersebut, menunjukkan minat yang semakin besar dari pasar terhadap produk...

Wuling Aira ev Membukukan Rekor Penjualan di Indonesia

Wuling Aira ev: Citycar Listrik Terbaru yang Disambut Hangat Konsumen Indonesia Wuling Aira ev, citycar listrik terbaru dari Wuling, telah mencatat lebih dari 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) hanya dalam dua pekan setelah peluncuran nasional. Ini menunjukkan antusiasme tinggi konsumen...

Kategori Berita