Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.

Koperasi Desa sebagai Instrumen...

Koperasi desa menjadi alat pemerataan ekonomi yang efektif.

Wahdi Azmi: Konservasi Tanpa...

Konservasi yang terintegrasi menciptakan keseimbangan antara pelestarian dan kesejahteraan.
HomePolitikSaat Anies dan...

Saat Anies dan Airin bergegas mencari tiket Pemilihan Gubernur

Setelah merencanakan untuk mendukung pasangan Andra Soni-Ahmad Dimyati Natakusumah (Andra-Dimyati) di Pilgub Banten 2024, elit Partai Golkar berbalik arah. Golkar sekarang memutuskan untuk memberikan rekomendasi kepada pasangan Airin Rachmi Diany dan Ade Sumardi (Airin-Ade).

Keputusan tersebut diumumkan oleh Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (27/8). Mengenakan kemeja dan kerudung kuning khas Golkar, Airin juga turut hadir dalam konferensi pers tersebut.

“Proses dari keputusan ini (pemberian rekomendasi untuk Airin) memang cukup panjang. Maka dari itu barang yang bagus pasti akan banyak diminati,” kata Bahlil tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Sehari sebelumnya, Airin hadir dalam pengumuman kandidat kepala daerah PDI-Perjuangan di Kantor DPP PDI-P, Jalan Dipenogoro, Jakarta Pusat. Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri memberikan isyarat bahwa Airin akan “dimemerahkan”.

Bahlil membantah bahwa keputusan Golkar terkait dengan indikasi PDI-P merekrut Airin. “Golkar adalah partai independen. Kami tidak terpengaruh dengan pidato siapa pun,” kata Bahlil yang saat ini menjabat sebagai Menteri ESDM.

Wakil Ketua Umum Golkar, Ace Hasan Syadzily sebelumnya sempat menyebutkan bahwa Golkar akan mendukung pasangan Andra-Dimyati di Pilgub Banten. Namun, surat dengan logo Golkar yang berisi pembatalan pencalonan Airin di Pilgub Banten sempat beredar di media sosial.

Eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan juga menghadapi dilema serupa. Awalnya diwacanakan untuk diduetkan dengan Rano Karno dalam Pilgub DKI Jakarta oleh PDI-P, namun kabarnya sekarang Anies mengalami kesulitan untuk maju. PDI-P diduga lebih memilih pasangan Pramono Anung-Rano Karno untuk Pilgub DKI.

Berbagai pergeseran politik seperti ini menjadi perdebatan dan dinamika politik yang menarik dalam perhelatan Pilgub Banten dan Pilgub DKI Jakarta.

Source link

Semua Berita

Rangkuman Lawatan Ratu Máxima di Indonesia: Memperkuat Hubungan Diplomatik

Ratu Máxima telah menyelesaikan kunjungan kerjanya ke Indonesia yang berlangsung selama empat hari, dimulai dari Senin hingga Kamis (24-27 November 2025). Selama kunjungannya, ia bertindak sebagai United Nation Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health, bukan sebagai Ratu Belanda....

Profil Istri Wiranto: Mengenal Rugaiya Usman

Keluarga Jenderal (Purn) TNI Wiranto tengah berduka atas kepergian istri tercinta, Rugaiya Usman, yang meninggal dunia pada Minggu (16/11) pukul 15.55 WIB di Bandung, Jawa Barat. Rugaiya telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, namun kondisinya tidak...

Perjuangan Zainal Abidin Syah untuk Irian Barat: NKRI Terbaik

Presiden RI Prabowo Subianto baru saja menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh pada peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Jakarta. Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Salah...

Kategori Berita