Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.

Koperasi Desa sebagai Instrumen...

Koperasi desa menjadi alat pemerataan ekonomi yang efektif.

Wahdi Azmi: Konservasi Tanpa...

Konservasi yang terintegrasi menciptakan keseimbangan antara pelestarian dan kesejahteraan.
HomePolitikBPIP mengusulkan pembentukan...

BPIP mengusulkan pembentukan Kode Etik Penyelenggara Negara.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengusulkan pembentukan Undang-Undang Lembaga Kepresidenan dan Mahkamah Etik yang mengatur tata laku lembaga eksekutif dalam menghindari konflik kepentingan (conflict of interest) saat menjalankan pemerintahan.

Darmansjah Djumala, anggota Dewan Pakar Bidang Strategi Hubungan Luar Negeri BPIP menilai penyusunan kode etik penyelenggara negara sangat penting terutama dalam penyelenggaraan pemilu dan pilkada tahun ini. Menurutnya, rakyat dapat melihat bagaimana elite politik dan pejabat negara bermain dalam memperjuangkan kepentingan politiknya.

Diskusi mengenai kerapuhan etika penyelenggara negara ini merupakan upaya BPIP dalam membenahi kehidupan bernegara dan berbangsa. Berbagai pakar dan akademisi turut hadir dalam diskusi tersebut, seperti Ikrar Nusa Bhakti, Hafid Abas, Ramlan Surbakti, Harkristuti Harkrisnowo, Andi Widjajanto, Bivitri Susanti, Sulistyowati Irianto, dan Thony Saut Situmorang.

BPIP berharap dapat menyerap aspirasi publik mengenai etika dan tata laku penyelenggara negara melalui serangkaian diskusi ini. Hasil diskusi akan dirangkum menjadi rekomendasi yang akan disampaikan kepada pemerintah dan lembaga terkait.

Amin Abdullah, anggota Dewan Pengarah BPIP, menekankan pentingnya mendengarkan masukan dari pakar, akademisi, dan pemangku kepentingan lain sebelum menyusun pedoman etika bagi penyelenggara negara. BPIP juga merekomendasikan perlunya pembentukan office of government ethics (OGE) yang bertugas menilai apakah etika dan tata laku penyelenggara negara sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Source link

Semua Berita

Rangkuman Lawatan Ratu Máxima di Indonesia: Memperkuat Hubungan Diplomatik

Ratu Máxima telah menyelesaikan kunjungan kerjanya ke Indonesia yang berlangsung selama empat hari, dimulai dari Senin hingga Kamis (24-27 November 2025). Selama kunjungannya, ia bertindak sebagai United Nation Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health, bukan sebagai Ratu Belanda....

Profil Istri Wiranto: Mengenal Rugaiya Usman

Keluarga Jenderal (Purn) TNI Wiranto tengah berduka atas kepergian istri tercinta, Rugaiya Usman, yang meninggal dunia pada Minggu (16/11) pukul 15.55 WIB di Bandung, Jawa Barat. Rugaiya telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, namun kondisinya tidak...

Perjuangan Zainal Abidin Syah untuk Irian Barat: NKRI Terbaik

Presiden RI Prabowo Subianto baru saja menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh pada peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Jakarta. Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Salah...

Kategori Berita