Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeOtomotif"Insentif Mobil Hybrid:...

“Insentif Mobil Hybrid: Kata Konsumen Honda”

Pemerintah tengah mencari solusi untuk menghidupkan kembali industri otomotif, terutama dalam merangsang minat konsumen terhadap pembelian mobil baru yang tengah mengalami penurunan penjualan. Keputusan pemerintah untuk memberlakukan PPN 12 persen pada tahun depan telah mendorong pemberlakuan insentif tertentu pada 2025, terutama untuk kendaraan ramah lingkungan.

Sebelumnya, insentif yang diberikan hanya berupa pembebasan PPnBM bagi mobil listrik murni berbasis baterai. Namun, dengan perkembangan teknologi hybrid yang mendapat respons pro-kontra, pemerintah akhirnya mengumumkan bahwa mobil hybrid juga akan mendapatkan keringanan, berupa diskon PPnBM sebesar 3 persen. Keputusan ini diharapkan dapat membuat harga mobil hybrid menjadi lebih terjangkau, karena sebelumnya pajak ditangguhkan berdasarkan nilai emisi.

Kebijakan ini tentu memberikan angin segar bagi produsen, termasuk PT Honda Prospect Motor (HPM) yang merespons positif terhadapnya. Meskipun Honda hanya memiliki satu model hybrid, yaitu All New Honda CR-V e:HEV, namun kebijakan insentif tersebut diyakini akan memberikan dampak positif pada pasar otomotif di Indonesia. Honda bahkan telah merencanakan peluncuran model kedua mereka, Honda Step WGN e:HEV, sebagai respons atas insentif yang diberikan oleh pemerintah.

Insentif untuk mobil hybrid telah menjadi pembicaraan hangat di kalangan produsen otomotif. Produsen lain seperti Toyota dan Hyundai yang telah memiliki beberapa model hybrid, juga merespons positif terhadap kebijakan pemerintah ini. Dengan demikian, diharapkan kebijakan insentif ini dapat membawa dampak positif bagi industri otomotif secara keseluruhan.

Semua Berita

Wuling Raih 2 Predikat di Family Car Recommendation 2026

Wuling Motors meraih dua predikat dalam ajang Family Car Recommendation (FCR) 2026. Penghargaan yang diselenggarakan redaksi Autofun Indonesia, Carmudi, dan Mobil123 itu diberikan kepada dua kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) Wuling, yakni Darion PHEV dan Eksion PHEV. Dalam acara...

Diecast Eksklusif IMX 2026, Buruan Kolektor Mancanegara

IMX 2026 akan menjadi ajang penting bagi kolektor diecast, bukan hanya bagi penggemar mobil modifikasi. Pameran yang mengusung tema “Next Gen Culture” ini menyiapkan tiga diecast eksklusif berskala 1:64, satu IMX Event Car, serta sejumlah rilisan kolaborasi yang diperkirakan...

**Perdana, Automechanika Jakarta 2026 Resmi Digelar di Indonesia**

Auto Mechanika Jakarta (AMJKT) 2026 resmi digelar di Nusantara International Convention Center (NICE), Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), Tangerang, pada Kamis, 24 September 2026. Pameran komponen dan aftermarket otomotif yang untuk pertama kalinya hadir di Indonesia ini berlangsung hingga...

Kategori Berita