Friday, January 23, 2026

Kapolres Bengkalis Peringatkan Tiga...

Kapolres Bengkalis, AKBP Fabrian Saleh Siregar, menegaskan komitmenya untuk menindak tegas anggota Polri...

Cha Eun Woo Pindahkan...

Kabar dugaan penggelapan pajak yang melibatkan aktor Korea, Cha Eun Woo, kini tengah...

Kunjungan Bupati Kasmarni: Pendidikan...

Bupati Bengkalis, Kasmarni, melakukan kunjungan kerja ke Desa Bantan Timur, Kecamatan Bantan, untuk...

Pemberitaan Media Inggris Membuat...

Pangeran Harry menghadiri sidang gugatan terhadap ANL pada Rabu, 21 Januari 2026, di...
HomeOpiniMenyingkap Trial By...

Menyingkap Trial By The Press dalam Hukum Pidana

Pengaruh teknologi digital dalam ranah hukum memiliki dampak signifikan terhadap perubahan nilai dan gaya hidup masyarakat. Jika tidak diantisipasi dengan baik, berbagai perubahan besar tersebut dapat membuat hukum tertinggal dan tidak mampu beradaptasi dengan perubahan sosial. Dalam melihat dua kasus pembunuhan berencana, yaitu Brigadir J (Nofriansyah Yosua Hutabarat) dan Wayan Mirna Salihin, terlihat bagaimana media massa dapat mempengaruhi opini masyarakat sebelum pengadilan memberikan putusannya. Konstruksi realitas yang dibentuk oleh media massa melibatkan pandangan, simbol, dan nilai-nilai yang seringkali tidak mencerminkan realitas sebenarnya.

Trial by the press menjadi fenomena yang mengarahkan opini publik sesuai dengan narasi yang dibangun oleh media massa, terlepas dari fakta-fakta yang diungkap dalam proses pengadilan. Media massa memiliki peran penting dalam membentuk persepsi publik terhadap isu kriminal dengan mengumpulkan, menyajikan, dan memberikan konteks pada informasi kejahatan. Konstruksi sosial kejahatan ini dipengaruhi oleh ketiga aspek, yaitu pengumpulan, penyortiran, dan kontekstualisasi informasi yang disampaikan oleh media.

Pemberitaan media yang berulang-ulang dapat membentuk persepsi dan pemahaman publik terhadap suatu topik tertentu, namun masyarakat tidak selalu menyadari manipulasi yang dilakukan oleh media massa. Dampaknya terasa terutama dalam kasus pembunuhan Brigadir J dan Wayan Mirna Salihin, di mana media membentuk opini publik sebelum pengadilan memberikan keputusan. Dalam sistem hukum yang ideal, pengadilan harus independen, netral, kompeten, transparan, akuntabel, dan bermartabat, namun pemberitaan media sering kali meragukan integritas hakim dan memengaruhi pemahaman masyarakat tentang sistem hukum secara keseluruhan.

Gagasan untuk mengatur nilai berita dalam media massa menjadi penting dalam era modern ini, di mana arus informasi yang cepat dan merata memunculkan tantangan baru dalam menyajikan informasi yang seimbang dan obyektif. Kebebasan berpendapat yang semakin luas, didukung oleh media sosial dan media arus utama, memberikan kontribusi terhadap konstruksi realitas oleh media massa. Oleh karena itu, masyarakat perlu kritis dalam menerima informasi dan memahami bahwa proses komunikasi media dapat memiliki dampak signifikan terhadap persepsi dan pemahaman mereka terhadap suatu masalah, terutama dalam ranah hukum.

Semua Berita

Negara Andalkan Aplikator: Cerdas dan Kompetitif

Di Indonesia, aplikasi digital semakin merajalela dan menciptakan ekosistem yang dinamis namun penuh kontradiksi. Meskipun aplikasi ini menawarkan kemudahan akses, namun juga menimbulkan perselisihan antara kepentingan perusahaan dan hak-hak pekerja. Regulator tampaknya melemparkan tanggung jawabnya pada peraturan menteri yang...

Menjaga Pariwisata Indonesia: Pentingnya Konservasi dan Keberlanjutan

Pariwisata Indonesia masih dihantui oleh masalah sampah yang menjadi perhatian utama. Masalah ini bukan hanya soal kebersihan semata, tetapi juga berkaitan dengan lingkungan, kenyamanan wisatawan, dan citra negara. Terutama di destinasi pariwisata di wilayah kepulauan, sampah yang dibuang sembarangan...

Haji: Lebih dari Perjalanan Fisik Menuju Tanah Suci

Setiap tahunnya, jutaan umat Islam merindukan kesempatan untuk beribadah haji ke Tanah Suci. Namun, Prof. Dr. Aswadi, M.Ag, Konsultan Bimbingan Ibadah Haji Daker Madinah PPIH Arab Saudi 2025, menegaskan bahwa haji bukan hanya sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci....

Kategori Berita