Ngertakeun Bumi Lamba XVIII...

Ngertakeun Bumi Lamba XVIII memperkuat semangat kolektif menjaga keseimbangan ekosistem melalui nilai budaya dan tradisi.

Andy Utama Bangun Visi...

Andy Utama mengedepankan restorasi ekologis sebagai fondasi utama menjaga keseimbangan lingkungan Megamendung.

Penangkaran Rusa Timor Dukung...

Kawasan konservasi Megamendung terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan berbagai mitra strategis.

Yayasan Paseban Perluas Upaya...

Kementerian Kehutanan meresmikan fasilitas konservasi yang mendukung perlindungan satwa dan habitat alaminya.
HomeOtomotifMasalah Baru Kendaraan...

Masalah Baru Kendaraan Listrik di Indonesia: Tantangan dan Solusi

Pemerintah Indonesia membuat strategi besar untuk mengelola limbah baterai kendaraan listrik (EV) yang diperkirakan akan meningkat dalam beberapa tahun mendatang. Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Ary Sudijanto, mengatakan bahwa diskusi dengan pemangku kepentingan telah dimulai untuk mencari solusi terbaik terkait pengelolaan limbah baterai EV yang diprediksi akan menjadi isu krusial dalam beberapa tahun ke depan.

Saat ini, Indonesia sudah memiliki infrastruktur daur ulang yang baik untuk baterai timbal-asam (Pb), namun tantangan terbesar muncul dari baterai lithium-ion yang banyak digunakan dalam kendaraan listrik. Kapasitas daur ulang untuk baterai ini masih terbatas, menyusul target 15 juta kendaraan listrik di jalan pada tahun 2030, diperkirakan jumlah limbah baterai akan meningkat secara signifikan. Pemerintah terus mencari solusi untuk mengatasi tantangan ini dengan membangun sistem pengelolaan yang mencakup pengumpulan, transportasi, dan daur ulang baterai EV.

Ary menambahkan bahwa pengalaman Indonesia dalam mendaur ulang baterai timbal-asam dapat menjadi dasar untuk sistem daur ulang baterai lithium-ion yang lebih kompleks. Langkah ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia untuk mengurangi emisi karbon dan menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang lebih berkelanjutan. Dengan koordinasi yang baik antara pemerintah dan industri, diharapkan sistem daur ulang baterai EV dapat segera terwujud, menjaga lingkungan dan mendukung perkembangan kendaraan listrik di Tanah Air.

Source link

Semua Berita

Perkenalkan Wuling New Cloud EV SE: Medium Hatchback EV Terbaru di GIIAS 2026

Wuling Motors Memperkenalkan Varian Baru New Cloud EV SE di GIIAS 2026 Pada ajang pameran otomotif terbesar GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Wuling Motors (Wuling) memperkenalkan varian terbaru dari medium hatchback EV mereka, yaitu Wuling New Cloud EV...

Mitsubishi Fuso Meluncurkan Canter Extra Long Bus dan Layanan Zero Down Time di GIIAS 2026

Mitsubishi Fuso Canter Extra Long Bus Resmi Diluncurkan di GIIAS 2026 Pada ajang pameran otomotif terbesar, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) secara resmi meluncurkan Mitsubishi Fuso Canter Extra Long Bus. Varian...

Chery Q Meluncur di GIIAS 2026 Dengan Harga Spesial Rp239,9 Juta

Peluncuran Chery Q di GIIAS 2026: Penawaran Harga Heboh dan Keunggulan Kendaraan Listrik Chery Q Hadir dalam Dua Varian dengan Penawaran Spesial Pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Chery Indonesia memperkenalkan Chery Q, kendaraan listrik yang tersedia dalam...

Kategori Berita