Wednesday, January 21, 2026

Mengapa Pasal 433–434 KUHP...

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa wartawan tidak dapat dipidana maupun digugat secara...

Insanul Fahmi: Panggilan Polda...

Insanul Fahmi, seorang pengusaha, akhirnya datang untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan penipuan...

Perlindungan Hukum Wartawan Saat...

Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan pentingnya perlindungan hukum khusus bagi wartawan guna mencegah praktik...

Penolakan PKS Pesantren Al...

Aksi penolakan keberadaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Desa Ridan Permai Kecamatan Bangkinang...
HomeOtomotifTantangan dan Solusi...

Tantangan dan Solusi Pengisian Kendaraan Listrik

Rencana larangan penjualan kendaraan bermesin pembakaran internal di sebagian besar negara Eropa, Kanada, dan beberapa negara bagian AS pada tahun 2035 merupakan langkah awal dalam mendekarbonisasi lalu lintas jalan. Menurut Socomec, pada tahun 2030 diperkirakan akan ada 350 juta kendaraan listrik di jalanan untuk mencapai target “Net Zero Emissions” pada tahun 2050, yang mencakup lebih dari 60% kendaraan yang terjual secara global. Untuk mendukung pertumbuhan ini, lebih dari 60 juta titik pengisian daya diperkirakan akan dipasang pada tahun 2030. Namun, dengan pertumbuhan yang cepat ini, kebutuhan energi untuk mengisi daya kendaraan listrik meningkat lebih cepat daripada ketersediaan energi di jaringan.

Permintaan yang tinggi dapat menyebabkan penurunan daya pengisian saat jam sibuk, pembatasan jumlah pengisian pada jam sibuk, kenaikan tarif pengisian, dan bahkan pemadaman listrik. Untuk mengatasi tantangan ini, sistem penyimpanan energi yang dikombinasikan dengan produksi energi terbarukan lokal menjadi solusi utama. Sistem ini dapat mempertahankan kecepatan pengisian saat jam sibuk, menurunkan biaya instalasi dan operasional, serta menjamin kelancaran layanan saat terjadi gangguan jaringan.

Dalam rangka memperkuat kehadirannya di Asia, Socomec mengumumkan pembukaan kantor baru di Jakarta. Peresmian ini dipimpin oleh O’Niel Dissanayake, CEO-APAC Socomec. Dalam pernyataannya, O’Niel menyebutkan bahwa kantor baru ini merupakan investasi strategis untuk masa depan Indonesia, khususnya dalam menghadapi pertumbuhan infrastruktur digital yang pesat. Socomec berkomitmen untuk menyediakan solusi daya yang andal, inovatif, dan berkinerja tinggi.

Source link

Semua Berita

VinFast Dorong Generasi Muda Mengejar Passion dengan All Out

Pabrikan mobil listrik VinFast Indonesia menggelar acara bertajuk The Party in Mo7ion: Early New Year 7urn Up di The Langham Jakarta untuk mengapresiasi tujuh figure inspiratif pada 5 Desember 2025. Acara tersebut merupakan upaya VinFast untuk menjadi sumber inspirasi...

Wuling Raih Gelar Product Strategy & Local Growth di Anugerah PRMN 2025

Wuling Motors kembali menunjukkan kontribusinya dalam industri otomotif nasional melalui penghargaan Product Strategy and Local Growth, Model Portfolio & Local Production Expansion dalam Anugerah Pikiran Rakyat Media Network 2025. Acara yang diadakan oleh Pikiran Rakyat Media Network (PRMN) di...

SUV Jetour T2 Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp 568 Juta

Jetour T2, yang merupakan SUV berpenggerak empat roda (4WD) dengan label "Rugged Adventure SUV," telah resmi hadir di pasar Indonesia dengan harga Rp 568.000.000. Kendaraan ini dirancang untuk menggabungkan kualitas global, desain yang penuh karakter, dan performa tangguh untuk...

Kategori Berita