Tuesday, March 10, 2026

Warga Sungai Jalau dan...

Puluhan masyarakat dan pemuda Desa Sungai Jalau mengadakan aksi unjuk rasa di kantor...

Adegan Vidi Aldiano di...

Vidi Aldiano Memukau Penonton dalam Film Tunggu Aku Sukses Nanti Penampilan Vidi Aldiano dalam...

Bupati Afni Zulkifli Bahas...

Bupati Siak Afni Zulkifli menghadiri kegiatan buka puasa bersama mahasiswa asal Kabupaten Siak...

Tips Nyaman Liburan Lebaran...

Menjelang Libur Lebaran, banyak orang memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan perjalanan yang nyaman...
HomeprabowoEuropean Commission President...

European Commission President Praises Prabowo for CEPA Talks Success

Pada tanggal 14 Juli 2025, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan apresiasinya terhadap kepemimpinan Presiden Indonesia Prabowo Subianto dalam menyelesaikan negosiasi yang tertunda lama mengenai Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa. Dalam konferensi pers bersama setelah pertemuan bilateral mereka di Brussels pada hari Minggu (13 Juli), von der Leyen memuji peran penting Prabowo dalam memajukan kesepakatan yang telah terkatung-katung selama lebih dari satu dekade. “Saya senang untuk mengumumkan bahwa kami baru saja mencapai kesepakatan politik tentang perjanjian perdagangan bebas yang ambisius – Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA). Setelah 10 tahun negosiasi, kami telah mencapai titik terang. Pak Presiden, saya berterima kasih atas kepemimpinan Anda,” kata von der Leyen. Dia menambahkan bahwa penyelesaian CEPA memberi sinyal kuat tentang komitmen kedua belah pihak untuk membentuk hubungan jangka panjang yang didasarkan pada saling percaya dan nilai bersama. “Bersama-sama, kami mengirimkan pesan kuat tentang pentingnya kemitraan jangka panjang dan dapat diprediksi – yang dibangun atas dasar kepercayaan, saling menghormati, transparansi, dan nilai bersama.” Presiden Prabowo menyambut pengakuan tersebut dan menekankan bahwa CEPA mencerminkan semangat saling menguntungkan antara Indonesia dan UE. “Kami telah membuat kemajuan signifikan dan setuju untuk mengakomodasi kepentingan ekonomi masing-masing. Kami menemukan bahwa kepentingan tersebut sesungguhnya saling melengkapi dan saling menguntungkan.” Dia menyatakan kepuasannya dengan keberhasilan kedua tim negosiasi dalam menyelesaikan semua isu utama yang sebelumnya menghambat kemajuan. “Saya juga sangat senang melihat bahwa menteri dan komisioner di kedua pihak telah mencapai apa yang bisa saya sebut sebagai terobosan strategis. Saat ini, tidak ada lagi perbedaan besar antara Uni Eropa dan Indonesia – dan itu sungguh luar biasa.” Sebagai penutup pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan harapannya bahwa tahap implementasi kesepakatan akan ditandatangani secara resmi di Brussels, sebagai simbol kekuatan kemitraan ini. “Saya sungguh berharap bahwa, saat kita mulai melaksanakan kesepakatan ini, kita akan dapat menandatangani kesepakatan implementasi di sini di Brussels, sekali lagi. Itu akan memberi saya kesempatan untuk kembali ke Brussels!” katanya sambil tersenyum.

Source link

Semua Berita

Prabowo Kembali dari Tiongkok: Tiba di Indonesia Rabu Malam

Prabowo Subianto kembali ke Indonesia setelah menghadiri perayaan 80 Tahun Kemenangan Perlawanan Rakyat Tiongkok di Beijing dan bertemu dengan Presiden Xi Jinping. Kedatangan Prabowo di Bandara Halim Perdanakusuma dikepalai oleh Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi. China menyatakan dukungan terhadap...

Prabowo’s Return From China: Essential Insights

Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia setelah mengunjungi Beijing untuk merayakan 80 tahun kemenangan China dalam Perang Perlawanan. Prabowo tiba di Bandara Halim Perdanakusuma pada Rabu malam, disambut oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden...

Prabowo Subianto’s Beijing Meeting with Xi Jinping: Significant Agreements

Prabowo Subianto dan Xi Jinping bertemu di Beijing dan mencapai kesepakatan penting dalam pertemuan mereka. Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat untuk menangani berbagai isu krusial yang mempengaruhi hubungan antara Indonesia dan Tiongkok. Prabowo Subianto, yang kala itu menjabat sebagai...

Kategori Berita