Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeBeritaCara Sedekah Alam...

Cara Sedekah Alam dan Menjaga Bumi yang Ramah Lingkungan

Pada hari Sabtu, 26 Juli, Ketua Rembuk Pemuda Sulawesi Tengah, Fathur Razaq, memimpin aksi penanaman 70.000 pohon mangrove di sepanjang pesisir Teluk Palu. Aksi ini dilakukan oleh ratusan relawan dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan komunitas lingkungan untuk memperingati Hari Mangrove Internasional. Penanaman dilakukan dari Layana hingga Citraland sebagai bentuk pemulihan ekosistem pesisir dan upaya anak muda dalam merespons krisis iklim. Fathur menyatakan bahwa penanaman mangrove dilakukan sebagai bentuk syukur dan sedekah kepada alam. Selain itu, ia juga menyoroti minimnya peran industri dalam rehabilitasi lingkungan dan menekankan perlunya regulasi yang mewajibkan perusahaan, terutama tambang dan industri besar, untuk menyumbang bibit pohon setiap tahun. Selain manfaat lingkungan, Fathur juga bermimpi menjadikan pesisir Palu sebagai destinasi wisata kelas dunia untuk meningkatkan perekonomian warga setempat. Gerakan ini juga ditandai dengan penandatanganan MoU antara Rembuk Pemuda dan komunitas Mangrovers sebagai langkah kolaboratif dalam melestarikan alam. Dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Sulteng dan komunitas pelajar dari berbagai sekolah dan kampus mengindikasikan langkah positif menuju pesisir Palu yang hijau, tangguh, dan lestari.

Source link

Semua Berita

Karhutla di Kalsel: Kontrol yang Lebih Baik

Kondisi Karhutla di Kalimantan Selatan Lebih Terkendali Pada Jumat, 11 September 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami situasi yang lebih terkendali daripada di Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan...

Pemerintah Siapkan 1.691 Layanan Kesehatan dan 360 RS Rujukan untuk Karhutla

Pemerintah Siapkan Pos Pelayanan Kesehatan untuk Dampak Karhutla Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus memantau dan menangani dampak kesehatan yang dialami masyarakat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah provinsi. Untuk itu, Kemenkes telah menyiapkan berbagai pos pelayanan kesehatan di...

Tips Mengatasi Kebakaran yang Sudah Mulai Padam

Bupati Kuningan Bicara tentang Karhutla di Taman Nasional Gunung Ciremai Pada hari Kamis, 10 September 2026, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengungkapkan bahwa luas kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkirakan mencapai 40...

Kategori Berita