Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeBeritaJokowi Ingatkan Alumni...

Jokowi Ingatkan Alumni UGM Angkatan 88 tentang Kesahihan Ijazah

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, mengungkapkan perasaannya mengenai tuduhan ijazah palsu dalam acara reuni ke-45 Angkatan 80 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyindir isu ijazah palsu yang belakangan mencuat dengan candaan. Ia heran dengan tuduhan yang dinilainya tidak masuk akal mengingat perjuangannya menempuh proses kuliah dengan serius. Jokowi juga menyinggung bahwa jika ijazahnya terbukti palsu, seluruh angkatan 88 juga akan terkena imbasnya. Ia mengingatkan sahabat lamanya agar tetap waspada terkait masalah ini.

Selain itu, Jokowi juga menjelaskan bahwa ia tidak pernah mengulang mata kuliah seperti sahabatnya, Jambro Sasongko. Ia merasa bahwa tuduhan yang dialamatkan kepadanya terus berubah fokus, dari ijazah, skripsi, hingga program KKN. Jokowi juga membeberkan informasi mengenai dosen pembimbing skripsinya serta lokasi KKN yang dijalaninya di Boyolali, Jawa Tengah. Meskipun kondisi kesehatannya belum pulih sepenuhnya, Jokowi merasa terpaksa menghadiri acara reuni agar tuduhan terhadap ijazah palsunya tidak berkembang lebih jauh.

Dengan kehadiran dan penjelasan Jokowi di acara reuni tersebut, ia berharap agar kesalahpahaman terkait isu ijazah palsu bisa diatasi dan angkatan alumni UGM bisa tetap bersatu. Jokowi juga menyoroti pentingnya menjaga solidaritas dan hubungan baik antar sesama alumni demi kebaikan bersama. Selain itu, Jokowi juga menegaskan bahwa ia akan terus memperjuangkan klarifikasi terkait isu tersebut agar tidak berlarut-larut dan merusak hubungan persaudaraan di antara alumni.

Source link

Semua Berita

Pemerintah Siapkan 1.691 Layanan Kesehatan dan 360 RS Rujukan untuk Karhutla

Pemerintah Siapkan Pos Pelayanan Kesehatan untuk Dampak Karhutla Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus memantau dan menangani dampak kesehatan yang dialami masyarakat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah provinsi. Untuk itu, Kemenkes telah menyiapkan berbagai pos pelayanan kesehatan di...

Tips Mengatasi Kebakaran yang Sudah Mulai Padam

Bupati Kuningan Bicara tentang Karhutla di Taman Nasional Gunung Ciremai Pada hari Kamis, 10 September 2026, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengungkapkan bahwa luas kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkirakan mencapai 40...

Strategi Penting Bangun Ketahanan Bencana dari Perencanaan

Wamendagri Dorong Pembangunan Sistem Ketahanan Bencana Sejak Tahap Perencanaan Pada Forum for Sustainable Resilience bertema Integrating Institutions for Sustainable Resilience di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026), Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong pembangunan sistem...

Kategori Berita