Wednesday, February 18, 2026

Pelaporan Dugaan Korupsi Pembangunan...

Dugaan penyimpangan anggaran proyek pembangunan di SMP Negeri 6 Siak Hulu kembali menjadi...

Ayushita dan Gerald Situmorang:...

Pasangan selebriti Ayushita dan Gerald Situmorang baru-baru ini mengumumkan pernikahan mereka yang sudah...

Respons Sekjen Kemendikdasmen Terhadap...

Dugaan pungutan SPP di UPT SMP Negeri 4 Tapung Hulu, Desa Danau Lancang,...

Kasus Dugaan Perzinaan Inara...

Kasus dugaan perselingkuhan dan perzinaan yang melibatkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi telah...
HomeBeritaKKB Ditangkap: Bongkar...

KKB Ditangkap: Bongkar Dosa Mengerikan

Pada hari Minggu, 27 Juli 2025, Wanggol Sobolim (22) dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua Pegunungan akhirnya berhasil ditangkap oleh aparat keamanan. Wanggol dikenal karena keterlibatannya dalam kasus kejahatan yang brutal, termasuk dua kasus penganiayaan yang mengakibatkan kematian warga sipil di Yahukimo, Papua Pegunungan.

Penangkapan Wanggol dilakukan baru-baru ini, dan hasil interogasi pada Sabtu, 26 Juli 2025, mengungkapkan bahwa dia terlibat dalam aksi kekerasan yang menggemparkan. Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigadir Jenderal Polisi Faizal Ramadhani, menyatakan bahwa Wanggol mengakui bergabung dengan KKB yang dikenal sebagai Batalyon Sisibia sejak tahun 2022 dan merupakan pelaku utama dalam dua aksi kriminal yang menewaskan warga sipil.

Aksi pertama Wanggol dilakukan pada 30 Januari 2025, ketika dia membunuh La Jahari di Jalan Gunung, Yahukimo, yang mengejutkan banyak orang karena kebrutalannya. Selain itu, dia juga terlibat dalam penyerangan terhadap Agustinus Lambi, sopir pengangkut galon air, bersama dua rekannya, Ben Sobolim dan Kasimbi Silak, pada 2 Mei 2025 di Perumahan Sosial. Aksi ini melibatkan konsumsi minuman keras, pelemparan batu, penikaman, dan perampasan.

Satgas Damai Cartenz menekankan bahwa pendekatan hukum adalah prioritas utama dalam menjaga stabilitas dan keadilan di Papua. Kasatgas Hubungan Masyarakat Operasi Damai Cartenz, Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo menambahkan bahwa penangkapan Wanggol merupakan komitmen aparat keamanan dalam menciptakan keadaan aman dan damai di Papua. Dukungan dari masyarakat sangat diharapkan dalam upaya ini.

Source link

Semua Berita

Pelaporan Dugaan Korupsi Pembangunan SMPN 6 Siak Hulu oleh LPPNRI Kampar

Dugaan penyimpangan anggaran proyek pembangunan di SMP Negeri 6 Siak Hulu kembali menjadi perhatian Lembaga Pemberantasan Penyimpangan Nilai dan Rasuah Indonesia (LPPNRI) Kabupaten Kampar. Dalam hal ini, Ketua LPPNRI Kabupaten Kampar, Daulat Panjaitan, menyatakan rencana untuk melaporkan dugaan korupsi...

Respons Sekjen Kemendikdasmen Terhadap Dugaan Pungutan SPP di SMPN 4 Tapung Hulu

Dugaan pungutan SPP di UPT SMP Negeri 4 Tapung Hulu, Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, menjadi sorotan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Ir. Suharti, M.A., Ph.D, menyatakan akan menindaklanjuti melalui Inspektorat...

Kepastian Masyarakat Desa Sepahat di Tengah Sengketa Agraria

Di Desa Sepahat, penduduk merasa khawatir tentang hak tanah mereka yang diperdebatkan oleh pengelola lahan. Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Desa, Urizat Hidayat, mengungkapkan kegelisahan yang dirasakan oleh warga sehubungan dengan kerja sama operasional yang dilakukan oleh Koperasi Sepahat Bersatu...

Kategori Berita