Direktur Utama PT PLN (Persero) yang bernama Darmawan Prasodjo telah menjadi sorotan karena gaya hidup glamour dan hedonismenya. Darmawan sering terlihat melakukan perjalanan ke luar negeri, bahkan di tengah kesibukan PLN dalam memastikan kelistrikan stabil. Keinginannya untuk plesiran tidak mengenal waktu atau momen, terutama saat hari besar seperti Idul Adha 1446 H. Darmawan dan keluarganya dikabarkan berlibur ke Labuan Bajo, NTT, pada hari raya tersebut.
Tidak hanya itu, Darmawan juga diduga melakukan perjalanan ke luar negeri saat mengambil cuti baru-baru ini. Berdasarkan investigasi, terungkap bahwa Darmawan berangkat dari Bandara Soekarno Hatta menuju Dubai pada tanggal 26 Juni 2025 dengan pesawat Emirates EK0357. Hal ini menyebabkan kecaman dari Koordinator Nasional Relawan Listrik untuk Negeri bernama Teuku Yudhistira, yang menilai bahwa tindakan Darmawan hanya pemborosan uang negara.
Yudhistira juga mengkritik Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, karena dianggap enggan mengambil tindakan tegas terhadap Darmawan. Kritik tersebut muncul setelah adanya pemotretan Darmawan dalam sebuah rapat yang sedang berlangsung, padahal seharusnya ia sedang berlibur di Dubai. Hal ini menunjukkan bahwa Darmawan tampak acuh terhadap agenda penting yang sedang dijalani PLN, dan lebih memilih liburan di luar negeri. Selain itu, Yudhistira juga menyoroti keputusan Bahlil yang dianggap tidak konsisten dengan semangat efisiensi yang dianut Presiden Prabowo.
Yudhistira melaporkan bahwa Darmawan sering pergi ke luar negeri hampir setiap bulan pada tahun 2025. Keputusan Bahlil untuk menegur Darmawan juga terjadi karena kurangnya data aktual mengenai target desa yang tidak memiliki akses listrik. Bahlil menekankan pentingnya prioritas pendistribusian listrik ke daerah-daerah yang belum terjangkau dan berkomitmen untuk mencapai swasembada energi di desa. Meskipun telah menyampaikan keluhan kepada Presiden, Bahlil masih kesal karena tidak mendapat laporan yang memuaskan dari jajaran terkait.

