Friday, February 13, 2026

Kafe My Love di...

Kafe My Love di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, menjadi perhatian...

Dongkrak Pariwisata Sulteng: Rute...

Pada Rabu, 11 Februari 2026, rute charter penerbangan Palu - Guangzhou resmi dibuka,...

Daftar Pemain Indonesia di...

Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi tantangan berat di Piala Asia U-17 2026 setelah...

Prestasi Teknologi Chery Super...

Chery TIGGO 8 CSH adalah model pertama yang dilengkapi dengan teknologi Chery Super...
HomeBeritaLucky Hakim Lepaskan...

Lucky Hakim Lepaskan 10 Ribu Ular ke Sawah Indramayu: Mitos Tak Berbisa?

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, memiliki target ambisius untuk melepas sekitar 10 ribu ekor ular ke area persawahan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Tujuannya adalah untuk mengendalikan hama tikus yang menjadi masalah di wilayah tersebut dan menjaga keseimbangan ekosistem pertanian. Program yang digagasnya, Ular Sahabat Petani, merupakan inisiatif dari pemerintah daerah untuk mendukung produktivitas pertanian secara ramah lingkungan.

Pelepasan ratusan ekor ular di Kecamatan Sindang, Indramayu, merupakan langkah awal dari program tersebut. Ular jenis koros dan lanang sapi yang dilepas tidak berbisa sehingga tidak membahayakan masyarakat. Ular dianggap sebagai predator alami yang efektif dalam mengontrol populasi tikus, salah satu hama penting di persawahan.

Selain itu, keberadaan ular di sawah diharapkan dapat mengurangi penggunaan racun tikus oleh petani. Program pelepasan ular ini ditargetkan mencapai 10 ribu ekor di seluruh kecamatan dan diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam menangani masalah tikus dan menjaga ketahanan pangan daerah. Sosialisasi kepada petani tentang peran ular dalam ekosistem sawah juga dilakukan untuk membantu memahami manfaatnya.

Program Ular Sahabat Petani di Indramayu dianggap sebagai inovasi lokal yang mendukung upaya pelestarian alam dan juga memperkuat identitas daerah sebagai lumbung padi Jawa Barat. Diharapkan dengan adanya program ini, kerugian akibat hama tikus dapat ditekan dan hasil panen petani lebih terjaga. Kesadaran petani tentang pentingnya pelestarian alam juga diharapkan dapat meningkat melalui program ini.

Source link

Semua Berita

Kafe My Love di Tapung: Kontroversi Layanan dan Produk

Kafe My Love di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, menjadi perhatian publik karena dugaan aktivitas yang dilakukan di tempat tersebut. Selain masalah perizinan, kafe ini juga dituduh menyediakan perempuan penghibur dan menjual minuman keras. Informasi yang beredar...

Penahanan Kades dan Mantan Sekdes Tarai Bangun: Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kampar telah menahan dua orang terkait dugaan pemalsuan surat tanah di Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang. Kepala Desa Tarai Bangun berinisial AN (36) dan mantan Sekretaris Desa EK (49) yang kini bekerja sebagai staf...

Sinergi Ketua DPRD Inhil, PLN, dan Pemdes: Jaringan Listrik Desa Sialang Panjang

Rencana penambahan jaringan listrik oleh PT PLN (Persero) di Desa Sialang Panjang, Kecamatan Tembilahan Hulu, mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Dukungan kuat dari berbagai pihak, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Iwan Taruna, ST, telah memastikan realisasi proyek...

Kategori Berita