Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeBeritaPeran Polri dalam...

Peran Polri dalam Membangun Negara Demokratis

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) memberikan tanggapan terhadap usulan pembentukan komisi reformasi Kepolisian yang diajukan oleh tokoh dari Gerakan Nurani Bangsa (GNB) saat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, menjelaskan pentingnya untuk menghidupkan kembali semangat reformasi dalam upaya pembenahan institusi Polri. Anam menegaskan bahwa Polri merupakan hasil dari agenda reformasi yang diperjuangkan oleh rakyat, dimana Kepolisian lahir dari semangat reformasi untuk menciptakan negara yang lebih demokratis, menegakkan hukum yang baik, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Anam juga menyoroti upaya dan strategi yang terus dilakukan oleh Polri untuk melakukan perbaikan demi mewujudkan institusi yang dicintai oleh masyarakat. Dalam konteks ini, Anam mengemukakan bahwa reformasi ini tidak dimulai dari nol, namun telah ada upaya perbaikan dalam hal pelayanan, pengaduan, dan penindakan terhadap masyarakat. Menyikapi perkembangan zaman, Anam juga menekankan pentingnya penyesuaian Polri dalam menghadapi tantangan era digital, dengan memastikan perlindungan terhadap kebebasan berekspresi, berpendapat, dan berkumpul. Keseuaikan instrumen Kepolisian dengan perkembangan zaman dianggap penting oleh Anam guna maksimalkan perlindungan hak masyarakat.

Source link

Semua Berita

Ekstasi 9 Kg Disita dalam Serbuan Narkoba Internasional

Penangkapan Jaringan Narkoba Internasional di Makassar Pada Sabtu, 5 September 2026, Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika internasional. Mereka menemukan barang bukti sabu sebanyak 9 kg dan puluhan ribu butir ekstasi. Kepala Satresnarkoba...

17 Penerbangan Batal Akibat Kabut Asap, Bandara Supadio Kembali Normal

Bandara Supadio Kembali Normal Setelah Karhutla Sabtu, 5 September 2026 - 10:45 WIB Bandara Supadio Kembali Normal Pasca Gangguan Karhutla Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat, akhirnya mulai kembali normal setelah sebelumnya terganggu oleh kabut asap akibat kebakaran...

Ancaman Pandemi Baru: Uji Skenario Vaksin 100 Hari

Indonesia Siap Hadapi Potensi Pandemi Baru dengan Strategi Vaksin dalam 100 Hari Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan strategi untuk menghadapi kemungkinan munculnya pandemi baru di masa depan. Fokus utamanya adalah mempercepat pengembangan vaksin agar dapat diproduksi dalam skala besar hanya dalam...

Kategori Berita