Friday, December 12, 2025

Serangan Siber Bisa Melumpuhkan...

Manipulasi data dan misinformasi menjadi ancaman yang melampaui batas negara.

Indonesia Tegaskan Pentingnya Deterrence...

Pemerintah melakukan berbagai cara agar bantuan bisa segera mencapai warga yang terdampak bencana.

Pengguna Vape Campuran Terancam...

Pemerintah Indonesia telah menguatkan pengawasan terhadap etomidate, obat bius kuat yang belakangan ini...

Legends & Warren Tanoesoedibjo:...

MNC Games (GAMES+) bekerja sama dengan studio asal Korea Selatan, ITOXI, dalam peluncuran...
HomeBeritaMenyambut Kritik dengan...

Menyambut Kritik dengan Bijak: Transformasi dari Ancaman menjadi Peluang

Pada hari Sabtu, 22 November 2025, di forum diskusi terbuka bertema “Program Sentra Hilirisasi Kelapa Nasional, Mengapa Bukan Inhil yang Mendapatkannya?”, saya ingin mengungkapkan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, terutama kepada Asisten II Setda, Bapak Dwi Budianto, dan Anggota DPRD, Bapak Yusuf Said, atas keberanian mereka hadir dalam acara tersebut. Kehadiran mereka di tengah forum yang dihadiri oleh mahasiswa GMNI, yang dikenal kritis, merupakan langkah berani di tengah minimnya pejabat publik yang mau mendengar kritik.

Demokrasi tidak hanya hidup dari pidato atau baliho, namun dari dialog yang terjalin antara pemerintah dan masyarakat. Saat ini, informasi yang viral seringkali dianggap sebagai kebenaran tanpa validasi lapangan yang memadai. Hal ini mengakibatkan pemuda kita mudah terpengaruh oleh opini tanpa didukung oleh data yang akurat. Di sisi lain, banyak masyarakat yang ingin menyuarakan pikirannya, namun terhalang oleh berbagai ketakutan dan rintangan.

Saya melihat kehadiran pejabat publik dalam forum diskusi ini sebagai sinyal bahwa ruang dialog sedang pulih. Pemerintah tidak lagi memandang kritik sebagai serangan, melainkan sebagai sarana untuk memperbaiki kebijakan. Keterbukaan dan dialog yang terjalin antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci untuk membangun kebijakan yang lebih baik.

Dalam kondisi fiskal daerah yang tidak menentu, terbuka dan jujur menjadi penting. Kolaborasi antara pemerintah, aktivis, dan masyarakat menjadi krusial dalam menghadapi tantangan yang ada. Kolektivitas dan kerjasama akan memperkuat fondasi kita dalam menghadapi gejolak sosial dan ekonomi yang mungkin terjadi.

Kepemimpinan Bupati Herman memiliki tanggung jawab berat, namun tanpa dukungan demokrasi dan dialog yang sehat, tugasnya akan sulit terwujud. Ruang dialog seperti forum diskusi ini tidak hanya penting, tapi juga mendesak untuk menjaga tradisi literasi dan nalar publik tetap hidup. Semoga forum semacam ini bukanlah yang terakhir, melainkan menjadi awal dari budaya dialog yang lebih berkelanjutan dan inklusif.

Terima kasih kepada kedua narasumber atas keberaniannya dalam menerima kritik dan berdiskusi. Semoga langkah-langkah seperti ini dapat menjadi tonggak baru dalam membangun budaya dialog yang lebih kuat dan berkelanjutan. Demikian surat ini saya sampaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap inisiatif yang diambil untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Source link

Semua Berita

Serangan Siber Bisa Melumpuhkan Negara Tanpa Serangan Militer

Manipulasi data dan misinformasi menjadi ancaman yang melampaui batas negara.

Indonesia Tegaskan Pentingnya Deterrence Siber

Pemerintah melakukan berbagai cara agar bantuan bisa segera mencapai warga yang terdampak bencana.

Pengguna Vape Campuran Terancam Pidana akibat Etomidate

Pemerintah Indonesia telah menguatkan pengawasan terhadap etomidate, obat bius kuat yang belakangan ini disalahgunakan dengan mencampurkannya ke dalam cairan rokok elektrik atau vape. Melalui kebijakan baru, etomidate sekarang diklasifikasikan sebagai Narkotika Golongan II, hal ini membuka peluang bagi aparat...

Kategori Berita