Polisi menemukan rencana balas dendam yang terus-menerus dituliskan Alex Iskandar dalam percakapan digital dengan istrinya sebelum menculik dan membunuh Alvaro Kiano Nugroho (6), anak tirinya. Dari informasi yang disampaikan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, Alex secara terbuka menuliskan kalimat “gimana caranya gue balas dendam” berulang kali di handphone yang diamankan. Motif dari tindakan nekad Alex ini diduga karena cemburu terhadap ibu Alvaro yang diduga berselingkuh. Penyidik juga memastikan bahwa motif balas dendam itu diakui oleh tersangka, yang kecurigaan terhadap istrinya yang bekerja di luar negeri menjadi faktor pemicu. Alvaro, yang hilang selama 8 bulan, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Ayah tirinya, Alex Iskandar, telah ditangkap terkait kematian Alvaro, namun sayangnya dia meninggal bunuh diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan. Peristiwa ini menjadi tragedi yang menyedihkan karena Alvaro merupakan anak tiri dari tersangka, dan kehilangannya disebabkan oleh rencana balas dendam yang tragis.

