Universitas Sahid angkat bicara menanggapi kasus hilangnya tumbler Tuku milik Anita Dewi Lestari, penumpang KRL yang viral. Mereka menjelaskan bahwa Anita tidak lagi memiliki status akademik di kampus tersebut. Meskipun pernah terdaftar sebagai mahasiswa untuk beberapa semester, Anita bukan mahasiswa aktif maupun lulusan dari Universitas Sahid. Kampus tersebut mengacu pada SK Rektor Nomor 109/USJ-01/A-50/2022 tentang pemberhentian mahasiswa yang habis masa studi atau tidak memenuhi ketentuan akademik. Universitas Sahid juga menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam kasus hilangnya tumbler tersebut. Mereka meminta agar masyarakat tidak mempersalahkan institusi atas insiden pribadi tersebut. Kasus ini terjadi ketika tumbler Tuku Anita hilang setelah tertinggal di KRL, meskipun tas tersebut ditemukan utuh oleh petugas. Dalam klarifikasinya, petugas memberi tawaran ganti rugi namun ditolak oleh Anita dan suaminya. Anita Dewi dan Alvin Harris juga memberikan klarifikasi terkait kejadian tersebut di media sosial.

