Wednesday, January 14, 2026

Sumpah Gubri Wahid: Uji...

Aktivis sipil yang bernama Sanusi menyatakan dukungannya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam...

Cibubur: Betrand Peto di...

Sinetron terkenal RCTI, Cinta Sepenuh Jiwa, akan mengadakan acara Meet & Greet di...

Silaturahmi PWI Bengkalis dan...

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Ketua Pengadilan...

Manfaat Alpukat untuk Pencernaan:...

Alpukat adalah buah yang terkenal karena kandungan lemak sehat dan tekstur creamy yang...
HomeGaya HidupMengenal Ptosis: Kelopak...

Mengenal Ptosis: Kelopak Mata yang Disindir Dokter Tompi

Ptosis merupakan kondisi medis di mana kelopak mata atas turun atau terkulai lebih rendah dari posisi normal. Kondisi ini dapat terjadi pada satu mata (unilateral) atau kedua mata (bilateral), dan tingkat keparahannya dapat bervariasi dari ringan hingga menutupi sebagian atau seluruh pupil sehingga mengganggu penglihatan. Menurut American Academy of Ophthalmology, Ptosis bisa terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa, dan tidak hanya memengaruhi penampilan tetapi juga fungsi penglihatan serta kualitas hidup seseorang.

Dokter Tompi baru-baru ini menegur materi stand up comedy dari komika Pandji Pragiwaksono karena Pandji menyinggung mata Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka dengan sebutan ‘ngantuk’. Dokter Tompi menjelaskan bahwa kondisi mata Wapres Gibran sering disebut ptosis, yang merupakan kondisi medis yang perlu dihormati. Ptosis bisa memiliki efek yang lebih dalam daripada hanya masalah penampilan. Artinya, penting bagi kita untuk lebih sensitif terhadap kondisi medis orang lain, terutama dalam bahan-bahan lucu atau candaan sehari-hari.

Maka, ketika kita berbicara tentang kondisi medis atau fisik seseorang, perlu untuk memperlakukannya dengan rasa hormat yang layak. Sebagai masyarakat, kita harus memperhatikan sensitivitas kita terhadap isu-isu kesehatan mental dan fisik. Dokter Tompi dengan tegas menegaskan pentingnya menjaga bahasa dan pandangan terhadap kondisi medis seseorang, termasuk kondisi seperti ptosis. Sebagai anggota masyarakat, penting bagi kita untuk belajar dan menumbuhkan empati terhadap orang lain, terutama dalam konteks kesehatan mereka.

Source link

Semua Berita

Cibubur: Betrand Peto di Meet and Greet Cinta Sepenuh Jiwa

Sinetron terkenal RCTI, Cinta Sepenuh Jiwa, akan mengadakan acara Meet & Greet di Cibubur pada Sabtu, 17 Januari 2026. Acara ini akan dihadiri oleh Verlita Evelyn (Lidya), Zayyan Sakha (Ardan), Aditya Rino (Axel), dan Del Vikesha (Rico) dari Cinta...

Manfaat Alpukat untuk Pencernaan: Tinggi Serat, Jaga Kesehatan Usus

Alpukat adalah buah yang terkenal karena kandungan lemak sehat dan tekstur creamy yang disukai oleh banyak orang. Namun, tidak hanya itu, alpukat juga kaya akan serat tinggi yang memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan sistem pencernaan. Serat adalah jenis...

Rekor Terjual! Komik Superman Langka Rp215 Miliar!

Sebuah komik dengan karakter Superman yang merupakan salinan langka dari Action Comics No.1 telah terjual dengan harga fantastis. Komik tersebut laku terjual dengan harga USD15 juta, atau setara dengan lebih dari Rp215 Miliar. Penjualan ini mencetak rekor sebagai komik...

Kategori Berita